Kapolri Pimpin Pemusnahan 1,2 Ton Sabu-sabu 35.000 Butir Ekstasi dan 410 Kg Ganja

    


Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memimpin pemusnahan barang bukti narkoba dalam jumlah besar di lapangan Promoter, Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2020 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Polda Metro Jaya memusnahkan barang bukti narkoba dalam jumlah cukup besar. Barbuk yang dimusnahkan berupa sabu-sabu seberat 1,2 ton, 35 ribu butir ekstasi dan 410 kg ganja siap edar.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, barang bukti tersebut diamankan dari jaringan internasional Iran-Pakistan-Tiongkok-Aceh dan Jakarta.

“Narkoba merupakan masalah serius yang dapat mengancam generasi muda Indonesia. Narkoba menjadi ancaman bagi pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia yang unggul dan maju,” kata Nana Sudjana, Kamis, 2 Juli 2020.

Sabu-sabu 1,2 ton dikatakan Nana, setara dengan konsumsi 6 juta orang. Dengan asumsi, 1 orang mengkonsumsi 0,2 gram. Sedangkan 35.000 butir ekstasi dapat merusak. 17.500 orang, dengan asumsi 1 orang mengkonsumsi 2 butir.

Sedangkan ganja seberat 410 kg setara dengan konsumsi 820.000 orang, dengan asumsi 1 orang mengkonsumsi 0,5 gram.

Pemusnahan barang bukti itu juga mendapat perhatian dari Kapolri Idham Azis. Menurutnya, bahaya narkoba bukan saja menyangkut warga, melainkan juga internal kepolisian

“Kalau tidak cepat dimusnahkan, iman goyang, pegang segenggam bisa miliaran. Itu memang kadang-kadang, Kalau ngomong ini (mungkin) banyak yang tidak suka. Tapi memang begini,” jelas Idham Aziz.

Pemusnahan barbuk narkoba itu dilakukan dengan menggunakan alat insenerator dengan suhu sangat tinggi.
Sehingga, barang bukti narkotika tersebut benar-benar habis terbakar dan tidak menimbulkan efek
negatif kepada orang-orang di sekitarnya.

Pemusnahan dilakukan di lapangan Promoter, Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2020. Hadir dalam acara itu, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana. (Bob)