Kapolresta Denpasar Luncurkan IBHRC di Pelabuhan Benoa

    


Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo melaunching Sistem Komunikasi Radio Terpadu atau Integrated Benoa Harbour Radio Communication (IBHRC), Kamis, 23 Maret 2017 - foto: Wahyu Siswadi/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo melaunching Sistem Komunikasi Radio Terpadu atau Integrated Benoa Harbour Radio Communication (IBHRC), Kamis, 23 Maret 2017. Sistem komunikasi terpadu itu diinisasi oleh Kapolsek Kawasan Laut Pelabuhan Benoa, Kompol I Nyoman Gatra.

Kebutuhan sistem komunikasi yang terintegrasi, kata Kapolresta, sangat dibutuhkan untuk menangani kejadian yang ada di Pelabuhan terbesar di Bali itu.

“Setiap ada kejadian butuh kecepatan untuk ditindaklanjuti. Kami mengapreasiasi gagasan ini,” kata Kapolresta Denpasar di Pelabuhan Benoa, Kamis, 23 Maret 2017.

Dalam launching itu sekaligus melantik anggota IBHRC yang terdiri dari personil lintas instansi. Kapolsek Kawasan Laut Pelabuhan Benoa, Kompol I Nyoman Gatra menjelaskan, untuk mempercepat respons komunikasi dan reaksi dalam menangani satu kejadian, Pelabuhan Benoa membutuhkan komunikasi terpadu.

“Saat ini anggotanya sudah 44 orang. Kami berharap jumlah personilnya akan terus bertambah,” terang Nyoman Gatra.

Beberapa kejadian di Pelabuhan Benoa dan butuh penanganan cepat, jelas Gatra, adalah kebakaran kapal yang sudah 7 kali terjadi dalam rentang tiga bulan dari Januari-Maret. “Pada saat-saat itulah kami butuh koordinasi cepat,” jelas Gatra.

Sementara, General Manager PT Pelindo III, Ardi Wahyu Basuki mengaku sangat mendukung gagasan mendirikan IBHRC. Menurutnya, sistem yang terintegrasi dengan kepolisian sangat membantu operator yang berada di Pelabuhan Benoa.

“Pengalaman saya pindah dari 7 pelabuhan di Indonesia, baru di Pelabuhan Benoa ini yang punya sistem komunikasi terpadu. Manfaatnya sangat bagus,” kata Ardi.
 
 
Way