Kapolda Bali Minta Pelabuhan Gilimanuk dilengkapi Alat Pendeteksi Narkoba

    


KORANJURI.COM – Menilai rawan masuknya narkoba, Kapolda Bali Irjen Pol Sugeng Priyanto meminta pelabuhan Gilimanuk dilengkapi dengan alat pendeteksi narkoba. Upaya itu untuk antisipasi masuknya narkoba melalui jalur darat dari pelabuhan Gilimanuk.

“Alat ini fungsinya sebagai pendeteksi dini. Narkoba akan dengan mudah diketahui kalau ada alat pendeteksi, alatnya seperti pistol,” kata Sugeng Priyanto, Minggu (04/10/2015).

Peran intelegen juga perlu ditingkatkan untuk penangkal dini aksi terorisme. Gilimanuk sebagai pelabuhan utama di wilayah barat pulau Bali, dinilai cukup rawan. Jumlah anggota kepolisian yang bertugas juga kurang maksimal.

Maka dari itu, ia meminta kepada Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo untuk mengevaluasi jumlah anggota yang bertugas di pos penjagaan.

“Tidak mungkin anggota bertugas selama 12 jam penuh. Saya minta ada evaluasi,” perintah Kapolda Bali.

Pada sidak itu, Kapolda ditemani Manajer Operasional Gilimanuk Wahyudi Susianto, Kepala Syahbandar Gilimanuk Nyoman Daelon Wirawan juga Kapolres Jembrana, AKBP Djoni Widodo.

way