JHT Duduki Peringkat Pertama Pembayaran Klaim BPJS Gianyar

    


Anak Agung Karma Krisnadi - foto: Ari Wulandari

KORANJURI.COM – BPJS Tenaga Kerja Gianyar telah membayarkan klaim sebesar lebih dari Rp 22,5 milyar. Jumlah klaim terbesar pada Jaminan Sosial Hari Tua (JHT) sebesar lebih Rp 20,4 milyar. Jumlah itu terhitung hingga Oktober 2017.

“Terbesar klaim yang kami bayarkan memang selalu ada pada program JHT. Ini cukup masuk akal karena jumlah perusahaan yang ada di wilayah Gianyar hingga September 2017 sebanyak 2.238 perusahaan sementara target jumlah perusahaan di tahun 2017 sebesar 1.087 perusahaan,” jelas Agung Karma Krisnadi dihubungi via telepon, Jumat siang 17 November 2017.

Klaim untuk JHT sebesar Rp 20.487.655.028,84 untuk mengcover 2.251 kasus. Sementara klaim terbesar kedua ada pada jaminan kecelakaan kerja (JKK) sebesar Rp 1.055.046.648,47 untuk 269 kasus.

Klaim ketiga pada program jaminan kematian (JK) tercatat Rp 936.000.000,00 dengan 39 kasus dan terakhir jaminan pensiun (JP) sebesar Rp 88.230.465,52 untuk 163 kasus.

“Untuk tagihan sebesar Rp 9.087.327.781,” ujarnya.

Sementara itu, terdapat 62 ribu tenaga kerja aktif (September 2017), 10 % diantaranya adalah tenaga kerja informal, sisanya tenaga kerja formal.

“Dibandingkan data di bulan September 2017, ada kenaikan sekitar 12 % untuk jumlah kepesertaan hingga akhir Oktober 2017,” paparnya.

Hingga akhir tahun ini, diharapkan adanya penambahan sebanyak 14.194 tenaga kerja dari 11.133 tenaga kerja yang ditargetkan sementara capaian tenaga kerja aktif sebanyak 44.847 tenaga kerja dari 38.194 tenaga kerja yang ditargetkan tahun ini .
Untuk perolehan iuran BPJS TK Gianyar mencapai Rp 62,9 milyar dari target 2017 sebesar Rp 75 milyar.

“Kami akan terus memacu kinerja dalam mengejar target tahun ini,” kata Agung Karma Krisnadi.
Salah satu upaya meningkatkan kinerja adalah dengan adanya gedung kantor yang cukup representatif. Dan kini, BPJS Gianyar yang meliputi empat daerah (Gianyar, Bangli, Klungkung dan Karangasem) telah memiliki gedung baru yang belum lama ini diresmikan.

Tak sebatas gedung megah, BPJS juga menyisihkan CSR bagi pengembangan pusat olahraga Kebo Iwa Kab. Gianyar menjadi Taman Kota atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) BPJS Ketenagakerjaan.

“Tujuannya untukmemberikan kenyamanan bagi masyarakat yang dalam mengikuti program-program BPJS Ketenagakerjaan di Gianyar,” lanjut Krisnadi sekaligus mengingatkan bahwa menjadi peserta jaminan sosial memiliki manfaat yang besar.

Sebanyak 4 program jaminan sosial yang ditawarkan BPJS TK yakni JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). Program ini mampu mengover kebutuhan tenaga kerja atas resiko saat bekerja. (Ari)