Jenguk Bayi Malang yang Dibuang Orangtuanya, Ini Pesan Kapolres Purworejo

oleh
Kapolres Purworejo AKBP Eko Sunaryo saat menjenguk bayi malang yang dibuang orangtuanya, Selasa (11/06/2024) di RSUD Tjitro Wardojo sekitar pukul 09.00 WIB - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kapolres Purworejo AKBP Eko Sunaryo menjenguk bayi malang yang dibuang orangtuanya, Selasa (11/06/2024) di RSUD Tjitro Wardojo sekitar pukul 09.00 WIB.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mencontoh perbuatan membuang atau menelantarkan bayi karena anak merupakan anugerah dari Tuhan yang harus dirawat dan dijaga sebaik-baiknya.

“Anak itu titipan Tuhan, jadi kita harus menjaganya,” ujar Kapolres.

Menurutnya, bayi malang tersebut ditemukan di samping Mushola Nurul Huda, Dusun II RT 02/ RW 02, Desa Kemiri, Kecamatan Gebang, Senin (10/06/2024) sore sekitar jam 17.30 WIB.

Disampaikan, saksi Muhyanto (71), orang pertama yang menemukan bayi tersebut, saat dia hendak melaksanakan sholat Maghrib di Mushola Nurul Huda. Ketika itu dia mendengar suara tangisan bayi.

Dicari ke sumber suara, Muhyanto melihat di samping mushola ada sebuah kardus dengan posisi tertutup. Kemudian bersama Komsatun (53), saksi lainnya, mereka mendekati dan membuka kardus tersebut dan didapati ada bayi mungil di dalamnya.

Tanpa berlama-lama Komsatun menghubungi Bidan Desa setempat, Polsek Gebang, Piket Reskrim dan Tim Inafis Polres Purworejo, Dinas Sosial dan selanjutnya membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Tjitro Wardoyo Purworejo untuk dilakukan Pemeriksaan kesehatan dan identifikasi terhadap bayi tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan medis dan Unit Indentifikasi Satreskrim diketahui bahwa bayi dalam keadaan hidup, berjenis kelamin perempuan, berat badan 2,3 Kg, tinggi badan 45 cm. Bayi diperkirakan masih berusia 1 hari dan ada tali pusar sepanjang 10 cm,” pungkas Kapolres. (Jon)

KORANJURI.com di Google News