Jelang Nataru Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

    


Ribuan miras hasil operasi kepolisian yang ditingkatkan, dimusnahkan Polres Purworejo, usai apel gelar pasukan Operasi Lilin 2018, Jum'at (21/12) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sekitar 3.500 botol miras dari berbagai jenis, dimusnahkan oleh Polres Purworejo, Jum’at (21/12). Barang bukti miras tersebut, merupakan hasil operasi kepolisian yang ditingkatkan, selama tiga puluh hari.

Pemusnahan miras menggunakan stoom walls ini, dilakukan usai apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Lilin 2018, di alun-alun Purworejo. Apel dipimpin oleh Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Mangunsong, dan Dandim 0708, Letkol Inf Muchlis Gasim.

Membacakan amanat Kapolri, Kapolres Purworejo menjelaskan, apel gelar pasukan yang diselenggarakan secara serentak
di seluruh jajaran ini, merupakan momentum penting untuk meninjau kesiapsiagaan personel, melakukan pengecekan sarana dan prasarana pengamanan, serta guna memperkuat
soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan dalam
pengamanan Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

“Dalam hal ini, Polri bersama segenap jajaran TNI
dan stakeholders terkait lainnya, menggelar operasi kepolisian
terpusat dengan sandi Lilin 2018,” jelas Indra.

Lanjut Indra, dalam operasi ini, melibatkan 167.783
personel pengamanan. Operasi kepolisian terpusat ini
dilaksanakan selama 10 hari sejak tanggal 23 Desember 2018
sampai dengan 1 Januari 2019.

Kecuali, ujar Indra, pada 13 Polda Prioritas I, yakni Sumut, Lampung, Banten, Metro Jaya, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bali, Sulut, Maluku, NTT, dan Papua, dimana kegiatan operasi akan digelar selama 12 hari terhitung sejak 21 Desember 2018.

Usai apel gelar pasukan, Indra menjelaskan, dalam Operasi Lilin 2018 ini, Polres Purworejo mengerahkan sekitar 400 personil, dengan prioritas pengamanan gereja-gereja. (Jon)