Jelang Lebaran, Ribuan Botol Miras Sitaan Dimusnahkan

    


Ribuan botol miras dimusnahkan Polres Purworejo usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2018, Rabu (6/6) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 3.188 botol miras dari berbagai jenis, dan 10 jeriken miras oplosan hasil operasi pekat dari bulan Januari hingga Mei 2018 dimusnahkan Polres Purworejo, Rabu (6/6).

Pemusnahan itu sendiri, dilakukan usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2018, di alun-alun Purworejo. Apel dipimpin oleh Bupati Purworejo Agus Bastian.

Membacakan amanat Kapolri, Bupati Purworejo mengatakan, Kepolisian Republik Indonesia, secara resmi memulai operasi terpusat, Operasi Ketupat Tahun 2018, yang digelar secara serentak di seluruh Polda jajaran selama 18 hari, mulai tanggal 7 hingga 24 Juni 2018.

Operasi ini melibatkan sebanyak 173.397 personel pengamanan gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemda, serta stakeholders terkait dan elemen masyarakat lainnya.

Kapolri menekankan adanya 4 potensi kerawanan, yakni, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, permasalahan
kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik, potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya, seperti curat, curas, curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal, dan hipnotis, serta ancaman tindak pidana terorisme.

“Optimalkan pelayanan pada 3.097 Pos Pengamanan, 1.112 Pos Pelayanan, 7 Pos Terpadu, dan 12 Pos Check Point yang tergelar selama operasi,” kata Bupati Purworejo membacakan amanat Kapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Purworejo, AKBP Teguh Tri Prasetya, SIK menjelaskan, dalam Operasi Ketupat 2018, Polres Purworejo telah menyiapkan lima pos pam lebaran, yakni di Jodo plaza, Nampurejo, Bayan depan Laris, perempatan BRI Kutoarjo, dan Pendowo.

“Kita terjunkan 400 personil. Kita juga mendirikan beberapa pos UKL (Unit Kecil Lapangan) di beberapa tempat untuk menjangkau wilayah,” jelas Kapolres Purworejo. (Jon)