Jelang Idul Adha Pasokan Gas Melon Bertambah

    


C. Panji, koordinator agen elpiji 3 kg untuk wilayah Purworejo, dari PT Eka Karya Asta - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Terhitung mulai hari ini, Senin (28/8) hingga Rabu (30/8), PT Pertamina akan menambah pasokan gas 3 kg bagi masyarakat Purworejo sebanyak 4.600 tabung. Penambahan ini, dimaksudkan untuk menghadapi Hari Raya Idul Adha 2017.

Demikian dijelaskan C. Panji, koordinator agen gas elpiji 3 kg untuk wilayah Purworejo. Menurut Panji, selama ini, alokasi gas 3 kg untuk wilayah Purworejo perharinya 16.994 tabung. Selama bulan Agustus, ada penambahan kuota 4,87%, menjadi 17.820 tabung.

“Karena ada penambahan menghadapi Idul Adha, alokasi perharinya selama 3 hari itu mencapai 19.354 tabung,” jelas Panji, dari PT Eka Karya Asta ini, Senin (28/8).

Penegasan Panji ini, untuk menampik adanya rumor di masyarakat, kalau jatah gas dikurangi, dan gas 3 kg menjadi langka di pasaran. Kenyataannya, kata Panji, justru malah ditambah. Jadi rumor tersebut tidaklah benar.

Panji menduga, ‘kelangkaan’ gas melon di masyarakat, ada kaitannya dengan isu, bahwa pemerintah akan menarik gas 3 kg, diganti gas 5,5 kg yang non subsidi. Hal ini menjadikan masyarakat menjadi resah, dengan mengkonsumsi gas berlebihan.

Jelas Panji, wacana tersebut sudah setahun ini berlangsung. Namun sebenarnya, bukan mengganti gas bersubsidi 3 kg menjadi gas non subsidi 5,5 kg. Lebih tepatnya, untuk memberikan alternatif pilihan elpiji non subsidi dengan harga terjangkau.

“Itupun sasarannya masyarakat yang sudah mampu, dalam hal ini para pegawai negeri, TNI, Polri. Jadi jatah gas bersubsidi 3 kg untuk masyarakat miskin masih ada. Ini yang perlu dipahami masyarakat,” tegas Panji.

Untuk saat ini, harga gas elpiji 5,5 kg non subsidi di pasaran mencapai Rp 60 ribu. Panji sendiri, perhari mampu menghabiskan 200 tabung. Diharapkan oleh Panji, agar masyarakat yang mampu supaya beralih ke gas non subsudi, supaya gas elpiji 3 kg yang bersubsidi tepat sasaran. (Jon)

Hits: 0