Jelang Bidding PON XXI, Bali Mantapkan Diri Jadi Tuan Rumah

    


Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bali tengah mempersiapkan agenda Bidding untuk menentukan terpilih atau tidak untuk menggelar PON XXI yang akan digelar di tahun 2024 mendatang. Tahap Bidding akan digelar di Jakarta pada April mendatang.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa mengatakan, dalam proses Bidding nanti diharapkan akan terpilih sebagai tuan rumah PON XXI. Bali menggandeng provinsi NTB untuk menjadi tuan rumah PON tahun 2024.

“Olahraga yang spesifik seperti berkuda, venuenya bisa diadakan di NTB. Karena disana lebih siap dengan arena pacuan kuda,” jelas Boy di kantornya, Rabu (14/3/2018).

Sampai saat ini, yang menyatakan telah siap menjadi tuan rumah PON XXI masing-masing, Aceh dengan Sumatera Utara, Kalimantan Selatan dan Bali bersama NTB. Dalam Bidding nanti pembahasan akan mengerucut kepada satu tuan rumah yang akan dipilih berdasarkan keputusan.

Namun, ditambahkan Boy, Bali telah memiliki berbagai sarana pendukung seperti 3 pelabuhan laut yang mampu menghubungkan seluruh wilayah di Indonesia yaitu Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Gilimanuk, dan Pelabuhan Padangbai.

“Apalagi didukung keunggulan dari aspek transportasi yang lebih unggul dari provinsi lain di Indonesia. Yakni memiliki Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan kapasitas penumpang 20 juta per tahun, yang melayani 350 penerbangan setiap hari dari seluruh penjuru tanah air dan dari berbagai belahan di dunia,” kata Boy Jayawibawa.

Keunggulan Provinsi Bali lainnya adalah dari segi akomodasi. Jumlah Hotel Bintang 5 sebanyak 52 buah, bintang 4 sebanyak 59 buah, bintang 3 sebanyak 59 buah, bintang 2 sebanyak 25 buah, bintang 1 sebanyak 23 buah, Hotel Melati sebanyak 1.031 buah, dan Pondok Wisata sebanyak 1.025 buah. Dengan jumlah kamar seluruhnya lebih dari 50.000 buah.

Dari sisi sarana olahraga, Bali akan memugar kembali stadion Ngurah Rai menjadi berskala internasional. Venue juga akan disebar di 9 Kabupaten/Kota dengan melibatkan setiap Pemerintahan di Kabupaten.

Dari pembicaraan selama melakukan roadshow di pengurus KONI setiap provinsi, pemegang hak suara menyatakan setuju jika PON XXI digelar di Bali.

Dari segi sumber daya manusia untuk mendukung pelaksanaan PON tersebut, paparnya, Bali memiliki SDM yang berpengalaman melaksanakan berbagai pertandingan berskala Nasional dan Internasional, baik untuk juri/wasit, kepanitiaan, dan petugas pendukung lainnya.

“Dari segi kesehatan dan keamanan tidak perlu diragukan lagi. (Way)