Jaringan Pipa Rusak, PDAM Purworejo: Bocor Karena Backhoe

    


Wahyu Utomo, ST, Direktur PDAM Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Direktur PDAM Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, ST meminta, agar seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga jaringan pelayanan PDAM. Hal itu dikatakan, saat menanggapi komplain dari para pelanggan. Keluhan disampaikan masyarakat teekait banyaknya kerusakan jaringan pipa karena pembuatan drainase di jalan-jalan protokol, seperti jalan Purworejo-Kutoarjo, jalan Purworejo-Jogja, dan Purwodadi.

“Banyak pipa jaringan yang rusak terkena backhoe hingga menyebabkan kebocoran. Dan yang terkena komplain PDAM, padahal itu bukan kesalahan kami,” jelas Hermawan, Jum’at (11/8).

Tapi karena demi pelayanan, maka PDAM lah yang memperbaikinya. Hermawan meminta, agar pihak ketiga bertanggungjawab. Secepatnya, PDAM akan mengirim surat ke dinas terkait untuk menegur dan meminta pertanggungjawaban pihak ketiga tersebut (rekanan). Karena, selama ini teguran secara lisan tak pernah ada tanggapan.

“Biar masyarakat tahu yang sebenarnya,” kata Hermawan.

Lebih jauh Hermawan menjelaskan, ada beberapa program yang tengah dijalankan PDAM, dalam peningkatan dan pengembangan pelayanan.

Untuk peningkatan pelayanan, ada pergantian pipa (reposisi pipa distribusi) Jl Magelang – Purworejo menjadi 10 inch, yang berfungsi untuk memperlancar aliran transmisi dan distribusi jaringan Simbarjoyo. Juga, kata Hermawan, pembuatan Reservoir di Treatment Kutoarjo kapasitas 500 meter persegi, yang fungsinya untuk pengembangan daerah Kutoarjo Selatan (Bayem) dan Bayan, untuk 2000 pelanggan.

“Untuk pengembangan, kita lakukan Redrilling, memperbaiki pompa dan pipa jaringan, serta renovasi pengolahan air (weather treatmen) Bendung Boro 1,” terang Hermawan.

Untuk Redrilling, jelas Hermawan, dengan menaikkan kapasitas produksi sumur Pakis, dari 5 liter/dtk, menjadi 10/liter/dtk. Fungsinya, untuk menambah kelancaran distribusi aliran dan menambah pelanggan.

Hermawan menjelaskan, pada renovasi pengolahan air Bendung Boro 1, yang dilakukan PDAM, dengan memperbaiki system pengolahan air ke arah IKK Banyuurip dan IKK Purwodadi, memperlancar pelayanan PDAM, serta menambah pelaggan. (Jon)