Jadi Penentu di Piala AFF, Bripda Sani Rizky Dipastikan Naik Pangkat

    


Bripda Sani Rizky (22) dipastikan mendapat kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) menjadi Briptu. Anggota Satuan Brimob Polda Metro Jaya ini jadi penentu kemenangan tim Garuda Muda 2-1 atas Thailand di Final Piala AFF U 22 - foto: Bob/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bripda Sani Rizky (22) dipastikan mendapat kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) menjadi Briptu. Anggota Satuan Brimob Polda Metro Jaya ini jadi penentu kemenangan tim Garuda Muda 2-1 atas Thailand di Final Piala AFF U 22.

“Akan ada kenaikan pangkat luar biasa oleh pimpinan Polri,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono didampingi Manager Timnas U 22 AKBP Sumardji di Markas Satuan Brimob, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (01/03/2019).

Menurutnya, keberhasilan Sani tak lepas dari dedikasi dan disipilin Komandan Brimob beserta jajaran.

“Semua memberikan waktu luang, dispensasi dan kedisiplinan untuk menjadi petarung yang tangguh. Kami acungi jempol,” jelasnya.

Sani adalah lulusan Seba Polri tahun 2017 di Lido. Ia lulus 10 besar.

“Ia ternyata rangking lima dan memang dedikasi dan disiplinnya membuahkan hasil. Kepolisian dan PMJ bangga. Timnas juga bangga, baik pelatih maupun manajer,” papar Argo.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ramdani mengaku bangga dan bersyukur.

“Mudah-mudahan banyak ‘Sani’ yang lain. Tak hanya di Brimob tapi di fungsi lainnya. Saya yakin kedepan tantangan kedepan lebih berat lagi,” tambah Ramdani.

Sani pun diberikan piagam penghargaan dari Dansat Brimob. Ia menangis haru saat tahu bakal diberikan kenaikan pangkat luar biasa beserta bonus yang bakal didapatnya.

“Di acara yang berbahagia ini saya ucapkan banyak terima kasih kepada Allah yang memberikan hasil maksimal di Kamboja. Saya terimakasih kepada Kapolri, Kapolda dan Dankor Brimob dan Satuan Brimob Polda Metro Jaya,” sambung Sani.

Tidak lupa, saya berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang sudah mensuport kami selama di AFF,” paparnya.

Ia mengaku saat, pertandingan lawan Thailand sangat optimis dan percaya diri.

“Walau kami kami ketinggalan 1-0 tak mengendurkan semangat kami. Kami saling memotivasi satu sama lain. Kami berjuang keras, hasilnya maksimal,” lanjutnya.

Ia juga menuturkan, kenapa dirinya menggiring bola sendiri.

Katanya, itu adalah feeling di lapangan. “Saya tak menyangka bisa menjebol gawang lawan di lapangan,” kenangnya.

Puji syukur kepada Allah tidak pernah lepas diucapkan AKBP Sumardji yang mendampingi dan melihat langsung perjuangan Sani dan timnya di lapangan untuk memboyong Piala AFF ke Tanah Air.

“Alhamdulillah, kita berhasil menjadi juara,” tegas Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya ini. (Bob)