Jadi Langganan Banjir, 4 Bangunan SD di Kota Denpasar Akan Ditinggikan

    


Sekda Kota Denpasar A.A Ngurah Rai Iswara meninjau salah satu sekolah di Denpasar yang terendam banjir beberapa waktu lalu - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar mulai merancang 4 Sekolah Dasar untuk ditinggikan. Keempat SD tersebut yakni SDN 33 Dauh Puri, SDN 21 Dauh Puri, SDN 8 Pemecutan, SDN 11 Peguyangan.

“Selama ini, posisi sekolah tersebut terlalu rendah yang menyebabkan air selalu menggenang pada halaman sekolah bahkan masuk ke ruang kelas setiap kali hujan deras,” jelas Plt Kabid SD Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama.

Menurut Wiratama, jika terendam, ketinggian airnya bisa selutut orang dewasa. Sekolah itu akan terhambat karena tinggi air sungai lebih tinggi dari drainase. Hal itu menjadi dasar pihaknya melakukan meninggikan bangunan sekolah.

Terutama, untuk gedung dan ruang sekolah mengingat posisinya berada dibawah jalan.
Saat ini pihaknya mulai melakukan pendataan dan estimasi biaya untuk diajukan. Dengan estimasi itu pihaknya berharap paling lambat pengerjaan keempat sekolah tersebut sudah dimulai di tahun 2020 mendatang, karena merupakan sekolah prioritas saat ini.

“Itu kan sekolahnya terlalu rendah posisinya. Jadi semuanya harus kita tinggikan termasuk gedungnya. Karena anggaran 2019 sudah tidak bisa, jadi paling lambat tahun 2020 bisa kita kerjakan,” jelasnya. 

Proyeksi anggaran yang dibutuhkan satu sekolah berkisar Rp 2,7 miliar hingga Rp 3 miliar.

“Tapi besaran itu sesuai dengan banyak ruang dan gedung yang dimiliki sekolah. Kan beda-beda itu kebutuhannya. Kami sesuaikan nanti dengan hasil pendataan yang sedang kami lakukan,” terangnya. (Ari/*)