Ini Kesiapan Desa Kuta Hadapi Pekerja Asing MEA

    


Wisatawan di pantai Kuta - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Wilayah Kuta diperkirakan akan diserbu para pekerja Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) yang mulai berlaku pada 31 Desember mendatang. Sejumlah perangkat di tingkat kalurahan pun sudah mulai mempersiapkan mekanisme pelayanan jika nantinya para pekerja itu membutuhkan legalitas administrasi kependudukan warga asing.

Lurah Kuta, I Wayan Darsana menyebutkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai perangkat termasuk kepala lingkungan terkait mekanisme baku dalam mengurus ijin tinggal.

“Kita terus melakukan komunikasi menyambut datangnya MEA. Terutama di lingkungan, kita berikan arahan kepada Kaling tentang mekanisme yang benar mengurus persyaratan administrasi kependudukan,” jelas Wayan Darsana, Kamis, 5 November 2015.

Persyaratan utama ijin tinggal bagi warga asing di Desa, dikatakan Darsana, diawali dengan adanya Kartu Identitas Terbatas (KITAS) yang dikeluarkan oleh kantor imigrasi. Proses berlanjut ke tingkat Pemerintahan Kabupaten melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Jika semua persyaratan sudah terpenuhi, kata Darsana, Kalurahan akan mengeluarkan surat yang membenarkan warga asing berdomisili di suatu desa.

“Kalau sudah lengkap kita tinggal mengeluarkan keterangan bahwa yang bersangkutan memang benar berdomisili sesuai alamat yang ada,” ujar Darsana.

Menyambut pelaksanaan ekonomi global ini, dirinya mengaku siap memberikan pelayanan dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada.

“SDM kami memang sedikit tapi kita optimalkan yang ada, selanjutnya nanti kita akan evaluasi. Yang penting pelayanan tetap bisa optimal,” ujar Wayan Darsana.
 
 
 
way