Ini Keberhasilan Karya Inovatif Siswa SMP Muhammadiyah PK Kotabarat

    


Karya inovasi siswa SMP Muhammadiyah PK Kota Barat, Surakarta berupa smart face shield yang di lengkapi dengan alat pengukur suhu tubuh otomatis - foto : Istimewa

KORANJURI.COM-Devin Agastya Indi Gunawan, siswa kelas IX SMP Muhammadiyah program khusus Kota Barat, Surakarta, berhasil membuat karya inovasi berupa smart race shield yang di lengkapi dengan alat pengukur suhu tubuh

Smart face shield di presentasikan oleh Devin secara virtual di hadapan para guru, orangtua, sera para siswa pada acara deklarasi sekolah ramah anak.

“ Alat ini berguna untuk mengukur suhu tubuh seseorang yang memakai face shield secara real time, sehingga tidak perlu mengukur dengan thermogan, suhu secara otomatis akan keluar di layar dan update terus setiap saat ,” Terangnya.

Dikatakan Devin, ide pembuatan face shield lantaran kekhawatiranya terhadap potensi penularan covid-19, serta kerap di lakukanya pengecekan dengan thermo gan setiap masuk ke sekolah.

Oleh karena itu dengan adanya karya inovatif tersebut, potensi penularan covid 19 dapat di cegah sedini mungkin di lingkungan sekolah SMP Muhammadiyah program khusus Kota Barat, Surakarta. Begitupun suhu tubuh para siswa setiap saat dapat di ketahui dari layar smart face shield yang di kontrol dengan sensor suhu tubuh mikrocontroler

Muhdiyatmoko, Kepala SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengapresiasi karya para siswa yang ditampilkan pada acara deklarasi sekolah ramah.

‘ Kunci sekolah ramah anak adalah menyediakan fasilitas bakat dan minat bagi para siswa, sehingga potensi bakat yang dimiliki tersalurkan seperti robotik, menyanyi, jurnalistik, KIR, dan sebagainya.’ Jelas Muhdiyatmoko dalam keteranganya.

Makna sekolah ramah adalah bagaimana sekolah bisa memenuhi, menjamin, dan melindungi hak anak terkait dengan pendidikan disekolah.

Sehingga mampu menjadikan rumah kedua bagi siswa dengan pemenuhan rasa nyaman dan aman./Jk