Implementasikan Link and Match, SMK VIP Ma’arif NU 1 Kemiri Gandeng Nasmoco

    


Subhan Firdaus, Kepala Bengkel Nasmoco Magelang, saat meninjau pelaksanaan program Nasmoco Go to School didampingi Kepala SMK VIP Ma'arif NU 1 Kemiri, Sutarjono, Rabu (14/10/2020) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Mengimplementasikan link and match antara sekolah dengan dunia industri, SMK VIP Ma’arif NU 1 Kemiri, Purworejo bekerjasama dengan PT Nasmoco Magelang, selaku Main Dealer Toyota.

Hal itu ditandai dengan launching program Nasmoco Go to School di
SMK VIP Ma’arif NU 1 Kemiri, Rabu (14/10/2020). Secara seremonial,
Subhan Firdaus, selaku Kepala Bengkel Nasmoco Magelang membuka program ini dengan pemotongan pita.

Dalam launching Nasmoco Go to School ini, dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII, Provinsi Jateng, Nikmah Nurbaiti, Pengawas SMK Bani Mustofa, Kepala-kepala SMK binaan Nasmoco, Kepala-kepala SMP di wilayah Kemiri, Pituruh, Bruno, serta segenap tamu undangan.

Sutarjono, selaku Kepala SMK VIP Ma’arif NU 1 Kemiri mengungkapkan, tujuan dari program Nasmoco Go to School tersebut, untuk memberikan bekal kepada siswa siswi, agar memiliki skill sesuai dengan standar teknisi-teknisi di Nasmoco, khususnya Nasmoco Magelang.

Sutarjono berharap, kedepannya, agar output dari siswa siswi SMK VIP Ma’arif NU 1 Kemiri sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur) teknisi yang ada di Nasmoco Magelang. Juga, ada kerjasama secara berkelanjutan, kontinyu, sehingga bisa terus menerus mendidik siswanya di masa-masa mendatang.

“Dalam program Nasmoco Go to School ini, kita buka jasa servis ringan untuk kendaraan roda empat, dari Rabu (14/10/2020) hingga Kamis (15/10/2020). Servis dilakukan oleh teknisi dari Nasmoco. Siswa kita dari jurusan ototronik tugasnya hanya membantu saja,” jelas Sutarjono, di sela-sela kegiatan.

Selama dua hari, kata Sutarjono, sudah terdaftar 52 kendaraan yang akan melakukan servis ringan dalam program Nasmoco Go to School. Biaya yang dipatok untuk jasa servis ini juga lebih murah dibanding jika harus servis langsung ke Nasmoco Magelang.

Sutarjono berharap, dengan adanya kerjasama tersebut, kepercayaan masyarakat kepada SMK VIP Ma’arif NU 1 Kemiri khususunya, dan kepada SMK pada umumnya makin meningkat, sehingga tidak ragu-ragu lagi menyekolahkan anak-anaknya di SMK.

Subhan Firdaus dalam kesempatan tersebut menjelaskan, bahwa di masa Pandemi saat ini, perusahaan-perusahaan otomotif tidak bisa memberikan tempat untuk prakerin siswa SMK.

Dari Nasmoco Magelang berinisiatif memberikan edukasi, datang ke sekolah, dengan membuat program Nasmoco Go to School. Dimana kegiatan ini untuk memberikan pembelajaran, edukasi, kepada siswa siswi, bagaimana cara kerja yang benar, menggunakan alat yang benar, maupun menyelesaikan permasalahan-permasalahan sesuai dengan SOP yang ada di dunia industri.

“Harapannya, jika nanti mereka lulus/tamat dari sekolahnya, maka siswa sudah siap memasuki persaingan di dunia industri,” ujar Subhan.

Tidak setiap sekolah, ungkap Subhan, bisa melaksanakan Nasmoco Go to School. Karena harus dilakukan survei terlebih dahulu berdasarkan permohonan, apakah peralatannya sudah standar atau belum. Paling tidak, alat mendekati dengan standar dunia industri.

Dari Nasmoco juga mengadakan pelatihan kepada siswa-siswa pilihan untuk diedukasi dan dilatih. Nantinya, siswa tersebut bisa menularkan/mentransfer ilmu kepada temannya melalui media daring.

Menurut Subhan, program Nasmoco Go to School tersebut akan dilakukan secara berkesinambungan setiap 6 bulan sekali, supaya habbits budaya industri, budaya pendidikan, budaya kerja yang baik, bisa diterapkan sejak dini di sekolah.

“Harapannya, seluruh SMK, khususnya yang memiliki jurusan TKRO di wilayah Kedu Raya, harus mempunyai daya saing, dan siap bersaing dengan SMK lain di Indonesia,” kata Subhan. (Jon)