Ikrar Damai Tokoh Masyarakat dan Ormas Untuk Solo Tetap Kondusif

    


Keterangan foto: wakil walikota surakarta H.Purnomo pada saat memberikan sambutan ikrar damai di bale tawangarum balaikota Surakarta .Foto: istimewa

KORANJURI.COM- Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara silaturahmi tokoh masyarakat dan ormas di Kota Solo menuju Solo kondusif, Selasa pagi ( 18/12/18 ) bertempat di Balai Tawangarum Balaikota Surakarta.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Walikota Surakarta H. Purnomo, Kepala kesbangpol Kota Solo, perwakilan dari Polresta Kota Surakarta, Kasi Intel Korem Surakarta, perwakilan MUI, serta para tokoh masyarakat dan ormas di kota Surakarta.

Dalam sambutanya Wakil Walikota Solo mengatakan, ikrar damai di lakukan sebagai upaya menjaga iklim kondusif di kota Solo, di tengah mulai memanasnya suhu politik di tahun 2019.

Upaya menjaga kondusifitas bagi Pemerintah Kota Solo penting di lakukan, agar situasi kota tetap aman dan nyaman.

“ Hal ini tentunya selaras dengan hasil survey yang menobatkan Kota Solo sebagai kota paling aman dan nyaman di Indonesia ‘ Kata Wakil Walikota Solo dalam sambutanya.

Yang sama BRM. Kusuma Putra, SH, MH selaku Presiden Ormas Front Pembela Pancasila sekaligus ketua umum LSM LAPAAN RI berharap, silaturahmi bersama antar tokoh masyarakat dan ormas bisa terus di jalin tiap dua atau tiga bulan sekali di tingkat Kecamatan.

Pertemuan jangan hanya bersifat seremonial, tetapi ngudarasa memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Solo.

‘ Hasil musyawarah tingkat Kecamatan, nantinya bisa di bawa ke tingkat kota sebagai saran dan masukan untuk Pemerintah Kota Solo, TNI dan Polri, di dalam mengambil kebijakan terkait dengan kondisi sosial dan keamanan menjaga iklim kondusif di kota Solo ‘ Kata Kusuma dalam keteranganya di sela sela ikrar damai.

Di katakan Kusuma, dengan adanya musyawarah tidak akan terjadi silang pendapat.

Segala persoalan dapat di selesaikan melalui musyawarah.

Musyawarah juga sebagai cermin ber Pancasila dalam sila ke empat yang menjunjung tinggi  permusyawaratan untuk mencapai mufakat.

Pembangunan tidak bisa lepas dari peran serta para tokoh masyarakat.

Begitupun organisasi masyarakat, yang secara khusus di dalam konstitusi bernegara di perbolehkan sebagai fungsi control masyarakat terhadap berjalanya roda Pemerintahan.

Terpilihnya kota Solo sebagai kota paling aman dan nyaman tentunya sangat membanggakan warga masyarakat kota Solo.

Oleh sebab itu dia berharap, kedepan para tokoh masyarakat dan ormas bisa bersilaturahmi kembali jelang Pemilu 2019, agar suasana sejuk, tenang, aman dan nyaman tetap terus terjaga di Kota Solo.

Dalam ikrar damai, tokoh masyarakat dan ormas di Surakarta mengambil sikap,

Pertama, dengan penuh kesadaran menjalin silaturahmi sesama tokoh dan ormas, mengedepankan toleransi saling menghormati dan menghargai perbedaan, karena perbedaan merupakan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa .

Kedua, bersedia bekerjasama saling bahu membahu untuk kemaslahatan umat meskipun berbeda agama, suku dan partai politik.

Ketiga, siap mendukung Pemerintah dan aparat keamanan menciptakan iklim kondusif demi keberlangsung kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasilan dan UUD 1945./ Jk