Ibu Kandung Engeline Lempar Kuasa Hukum Margriet Saat Sidang Berlangsung

    


Hotma Sitompul membacakan nota keberatan pada sidang perdana kasus pembunuhan Engeline dengan terdakwa Margriet C. Megawe di PN Denpasar, Kamis, 22 Oktober 2015 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sidang perdana kasus pembunuhan Engeline dengan terdakwa Margrieth C. Megawe, diwarnai pelemparan kepada kuasa hukum Hotma Sitompul. Hamidah, ibu kandung Engeline tersulut emosinya saat mendengar nota keberatan atau eksepsi Margriet C. Megawe yang dibacakan tim kuasa hukumnya.

Sambil berteriak histeris, Hamidah yang didampingi Siti Sapura dari P2TP2A Kota Denpasar, spontan melempar sebungkus kertas tisu ke arah tim kuasa hukum Margriet yang diketuai oleh Hotma Sitompul.

Suasana sidang pun berubah gaduh. Ketua Majelis Hakim Edward Haris Sinaga yang memimpin sidang meminta keluarga korban agar berada di luar ruangan sidang. Namun pendamping Hamidah memastikan tidak ada lagi insiden serupa selama sidang berlangsung di PN Denpasar, Kamis, 22 Oktober 2015.

“Itu siapa?” tanya hakim. Dijawab, yang melakukan pelemparan adalah ibu kandung korban. “Keluarga korban sebaiknya menunggu diluar saja, agar persidangan berjalan lancar,” lanjut hakim Edward Haris Sinaga.

Sidang atas terdakwa Margriet C. Megawe yang merupakan ibu angkat Engeline, digelar dengan agenda mendengarkan surat dakwaan dari JPU. Usai jaksa membacakan dakwaan, kuasa hukum Margriet segera melanjutkan dengan membacakan nota keberatan atas dakwaan yang ditujukan kepada Margriet C. Megawe. Hotma Sitompul memberikan judul eksepsinya ‘Tuhan Pasti Turun Tangan’.

“Tuhan yang akan menuntun kita kembali pada kebenaran untuk mencapai titik terang,” begitu kalimat pembuka yang dibacakan kuasa hukum Margriet C. Megawe dalam eksepsinya.

Selain menghadirkan Margriet C. Megawe, sidang perdana tersebut juga mendatangkan Agus Tae Hamda May.

way