Himpitan Ekonomi jadi Alasan NT Gantung Diri, Sungguh Miris…

    


Tim INAFIS Polres Kebumen saat memeriksa kondisi korban usai gantung diri - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Warga Kecamatan Rowokele, Kebumen, Jateng, gempar. Seorang laki-laki berinisial NT (34), ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Senin (18/12) siang, sekitar jam 12.30 WIB. Saat ditemukan, kondisi korban terlilit tali plastik yang diikatkan pada pasak rumah.

Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya, Saikem (32). Saat itu, isteri korban baru pulang menjemput anaknya di rumah mertuanya. Namun, saat memasuki ruang tengah, suaminya sudah dalam keadaan menggantung.

Melihat kondisi suaminya, Saikem yang panik, menjerit histeris, hingga membuat para tetangga berdatangan ke rumahnya. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke polisi.

Tak lama kemudian, tim INAFIS Polres Kebumen dan Polsek Rowokele langsung datang ke TKP.

Kapolres Kebumen, AKBP Arief Bahtiar, melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto, membenarkan kejadian tersebut.

“Dari hasil olah TKP, tidak ada hal mencurigakan di sekitar tubuh korban, yang mengarah ke tindak pidana. Korban ditemukan tewas menggantung di rumahnya,” jelas Willy.

Keterangan itu pun diperkuat dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis Puskesmas Rowokele yang juga datang ke TKP.

Dari hasil pemeriksaan, tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Korban tewas karena kehabisan nafas setelah lehernya terlilit tali plastik.

Diperoleh informasi dari keluarga korban, bahwa sebelum meninggal, korban sering mengeluh sakit kepala karena himpitan ekonomi.

“Diduga karena alasan itulah, korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri,” jelas Willy. (Jon)