Hatten Wines Lembaga Sertifikasi Sommelier Pertama di Indonesia

    


Coorporate Training & Development Manager Hatten Wines yang juga Presiden Indonesia Sommelier Association (ISA) Bali Chapter Kertawidyawati - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Indonesia Sommelier Association (ISA) Bali Chapter menggelar event pertama ISA Wine Festival 2019 di Hatten Building Garden, Sanur, Kamis, 13 September 2019. Kerja bareng ISA dengan Hatten Education ini berfokus pada misi wine edukasi.

Hatten education merupakan lembaga Edukasi pertama di Indonesia sebagai agency resmi penyelenggara sertifikasi internasional terkait wine dan spirit. Wine and Spirit Education Trust (WSET) berdiri sejak tahun 1968 dan berpusat di Inggris.

Coorporate Training & Development Manager Hatten Wines Kertawidyawati menjelaskan, berkaitan dengan perayaan 50 tahun WSET digelar event berskala dunia yakni, ‘Wine Education Week’ yang dilakukan di 45 negara dengan lebih dari 45 event, termasuk acara wine Festival yang diadakan di gedung Hatten Wines.

“Tahun lalu, melalui Hatten Education Center, kita menjadi agency untuk memberikan edukasi terkait wine. Kita satu-satunya di Indonesia sebagai penyelenggara sertifikasi tingkat internasional,” jelas Widya yang juga Presiden Indonesia Sommelier Association (ISA) Bali Chapter, Kamis (12/9/2019).

Dengan menjadi lembaga penyelenggara sertifikasi, pihaknya dapat menjaring para Sommelier lokal untuk mendapatkan kompetensi bertaraf internasional yang selama ini dilakukan di luar negeri.

“Kalau selama ini yang paling dekat sertifikasi dilakukan di Singapura, tapi sekarang bisa dilakukan disini, ruang lingkupnya di Indonesia, kita bisa lakukan di Surabaya atau Jakarta dan Bali,” tambah Widya.

Kebutuhan sertifikasi ini, kata Widya, sangat dibutuhkan oleh mereka yang bekerja sebagai sommelier di cruise line. Sertifikasi dibutuhkan untuk peningkatan grade mereka dalam jenjang karir.

Sementara, wine Festival tersebut diikuti oleh 29 perusahaan yang bergerak di bidang wines, cheese, chocolate, tea, coffee, cigar dan produk makanan. Ada 8 Wines produser dan suplier yang mempresentasikan produk mereka melalui tasting dan penjualan.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan kompetisi blind tasting challenge untuk para sommelier yang hadir.

“Saya sangat mengapresiasi feedback dari para rekanan yang mensupport acak ini. Wine pairing experience melalui Festival ini, saya yakini akan memanjakan para tamu yang hadir,” jelas Widya. (Way)