Hari Pertama, Pjs Bupati Purworejo Gelar Rapat Pimpinan

    


Hari pertama jadi Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Purworejo, Yuni Astuti langsung kumpulkan para Pimpinan OPD di jajaran Pemkab Purworejo, Senin siang (28/09/2020) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Hari pertama jadi Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Purworejo, Yuni Astuti langsung kumpulkan para Pimpinan OPD di jajaran Pemkab Purworejo, Senin siang (28/09/2020).

Para pejabat dikumpulkan di Ruang Arahiwang Setda Purworejo, dalam rangka perkenalan dan ramah tamah sejak dirinya dikukuhkan oleh Gubenur Jawa Tengah pada Jumat (25/9/2020) lalu.

Saat memberikan arahan untuk yang pertama kalinya, Yuni mengatakan jika ditengah Pandemi Covid-19 ini komunikasi harus tetap dapat terjalin dengan baik. Dengan jarangnya rapat secara tatap muka, rapat melalui daring dinilai manjadi alat yang lebih efektif.

“Saya harus menyesuaikan diri, sepatu saya saja baru, karena sebelumnya saya jarang pake sepatu pantofel,” canda Yuni mencairkan suasana.

Dirinya berharap, dalam satu dua hari ini dapat terjalin komunikasi dan dapat saling mengerti dan memahami diantara jajaran Pemkab Purworejo.

“Barang kali dalam 71 hari ini saya tidak bisa mendalami secara intens dengan seluruhnya. Karena keterbatasan waktu, maka saya harus fokus pada beberapa hal saja,” katanya.

Ada beberapa hal yang menjadi targetnya selama menjabat Pjs Bupati Purworejo. Percepatan pembangunan Waduk Bener menjadi salah satu hal yang ingin dicapainya.

“Saya ingin punya arti dalam mempercepat proses Waduk Bener. Nanti akan saya dalami secara detail, agar kehadiran saya dapat membantu percepatan pembangunan Waduk ini,” ujarnya.

Pada forum itu, dirinya juga menyampaikan pesan dan arahan Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat dilakukan video conference pada Senin (28/9/2020) pagi.

Yuni menjelaskan, ada beberapa hal spesifik yang disampaikan Gubernur dalam vicon tersebut. Pertama terkait penanganan Covid-19. Gubernur menginginkan dilakukannya penegakan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Waktu penindakan agar dilakukan secara terus menerus, pagi, siang dan malam.

Kedua terkait tes PCR, Gubernur meminta agar Purworejo dapat melaksanakn PCR sesuai dengan standar WHO. Saat ini realisasi tes spesimen melalui PCR Kabupaten Purworejo baru mencapai 33 persen.

“Mohon Dinkes untuk bisa melaksanakan PCR sesuai dengan standar WHO, ini perlu koordinasi dengn Puskesmas dan Camat. Bapak Gubernur juga meminta laporan harian,” imbuhnya.

Yuni melanjutkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi percepatan penanganan covid-19. Bahkan dirinya meminta agar rapat evaluasi penanganan covid-19 dalam dilakukan setiap minggu agar dapat menentukan langkah yang cepat.

“Segera akan kita susun SK Satuan Tugas Penanganan Covid-19 sebagai dasar Satpol PP dalam melaksanakan kegiatannya, kalau SK Gubernur sudah ada bisa kita jadikan reverensi,” terangnya.

Terkait jelang pelaksanaan Pilkada 2020, dirinya berpesan agar ASN tetap dapat menjaga netralisnya. Memang hal ini bukan hal yang baru, namun dirinya menegaskan ASN jangan sekali-kali mencoba mengakali aturan yang telah ditetapkan.

“Gubernur juga berpesan agar saya dan jajaran dilingkungan Pemkab Purworejo dapat saling meningkatkan nilai-nilai bekerja, seperti kecepatan, transparansi, integritas, dan etos kerja. ASN diminta juga diminta untuk meningkatkan kinerja, integritas, dan kedisiplinan,” pungkasnya. (Jon)







    




News

BERITA PILIHAN

    

Kembali ke Atas