Habiskan Dana Rp 1,2 Miliar, Pasar Rakyat Bruno Diresmikan

    


Pelepasan burung merpati, menandai diresmikannya Pasar Rakyat Bruno oleh Deputi Kementrian Koperasi dan UKM, Victoria Boru Simanungkalit, Selasa (7/1) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pasar Rakyat Bruno, yang ada di Kecamatan Bruno, Purworejo, diresmikan. Peresmian dilakukan oleh Menteri Koperasi dan UKM, yang diwakili Deputi Kementrian Koperasi dan UKM, Victoria Boru Simanungkalit, Selasa (7/1). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan pelepasan burung merpati.

Dalam sambutannya, Victoria menyampaikan bahwa Kementerian Koperasi dan UKM sudah membangun 3 pasar rakyat di Kabupaten Purworejo yaitu Pasar Pituruh, Pasar Cacaban Kidul, dan Pasar Brunorejo.

“Kita perlu berbangga karena pasar ini merupakan pasar kedua yang diresmikan untuk program revitalisasi pasar rakyat yang dikelola oleh koperasi melalui tugas perbantuan Kementerian Koperasi dan UKM tahun anggaran 2019,” ujar Victoria.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Purworejo yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan Sumharjono menyampaikan, bahwa dana pembangunan pasar tersebut berasal dari dua sumber, yakni APBN Tugas Pembantuan Kementerian Koperasi dan UKM Tahun 2019 sebesar Rp 950 juta dan Dana Desa Brunorejo Tahun 2019 sebesar Rp 343.408.000.

Dijelaskan bahwa di Kabupaten Purworejo saat ini terdapat 27 pasar daerah yang sangat vital untuk kegiatan perdagangan. Mengingat keterbatasan kemampuan keuangan Pemerintah Kabupaten Purworejo untuk merevitalisasi pasar-pasar daerah secara memadai, maka bantuan Pemerintah Pusat untuk revitalisasi pasar daerah sangat dibutuhkan.

“Alhamdulillah pada tahun 2020 ini, Pemerintah Pusat juga berencana merevitalisasi Pasar Winong dan Pasar Pituruh, sedangkan Tahun 2021 giliran Pasar Kaliboto, Pasar Kemiri dan Pasar Soko,” ujar Sumharjono.

Usai meresmikan Pasar Rakyat Bruno, Victoria, didampingi Sumharjono, kepala OPD terkait, serta segenap tamu undangan, melakukan peninjauan ke dalam pasar. (Jon)