H-1 Nyepi Seluruh Bali Dilakukan Disinfeksi

    


Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali melakukan disinfeksi di areal Garuda Wisnu Kencana (GWK), Sabtu, 21 Maret 2020 pagi - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Upaya memutus penyebaran virus corona disease, Satgas Penanggulangan covid-19 Provinsi Bali melakukan disinfeksi secara serentak di seluruh Bali pada H-1 Nyepi atau pada Selasa, 24 Maret 2020.

Selain itu, posko covid-19 juga bakal diaktifkan di tingkat desa seluruh Bali sebagai tempat edukasi masyarakat terkait virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Provinsi Hubei, China itu.

“Saat ini Satgas sudah bersurat kepada Pangdam IX/Udayana, Polda Bali, para bupati Walikota se-Bali, untuk mengaktifasi posko di desa-desa. Ini sarana edukasi kepada masyarakat agar lebih tenang dengan mendapatkan informasi yang benar,” kata Kasatgas Covid-19 Dewa Indra melalui saluran live streaming, Sabtu, 21 Maret 2020.

Update perkembangan paparan covid-19 di Bali ditemukan, 18 orang dalam pengawasan baru. Sehingga total ODP menjadi 217 orang.

“Semuanya telah diambil sampel swab untuk diuji lab,” kata Dewa Indra.

Dalam pembaharuan data pasien positif corona di Bali, Sabtu (21/3/2020), Satgas meralat pernyataan sebelumnya, terkait empat orang yang positif Covid-19.

Dewa Made Indra yang juga Sekda Bali menyatakan, saat ini ada tiga orang dinyatakan positif virus corona.

“Satu orang lainnya ada di luar Bali. Memang sebelumnya ia bertugas di Bali, tapi melapor di daerah lain, sehingga total yang positif menjadi tiga orang,” ralatnya.

Dari jumlah itu, kata dia, dua orang yang positif yang merupakan WNA, dan telah meninggal dunia. Yang pertama, kata dia, sudah dikremasi, sedangkan yang kedua jenasahnya masih dititipkan di rumah sakit.

“Penanganan jenasah masih dilakukan koordinasi dengan pihak Konjen Negaranya,” terangnya demikian.

Sementara itu, jumlah pasien yang berstatus dalam pengawasan hingga Sabtu ini sebanyak 95 orang. Dari jumlah itu, telah keluar hasil lab sebanyak 71 orang.

Dari jumlah itu, 68 orang dinyatakan negatif, dan tiga orang dinyatakan positif Covid-19.

“Yang dinyatakan negatif sudah boleh pulang, sedangkan untuk sisanya 24 orang belum keluar hasil lab, dan masih dirawat di rumah sakit,” jelasnya. (Way/*)