Gunung Agung Sore Tadi Kembali Memuntahkan Material Vulkanik

    


Gunung Agung kembali erupsi, Kamis, 11 Januari 2018 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Tabiat Gunung Agung memang tak dapat diprediksi. Setelah beberapa waktu nampak tenang, Gunung tertinggi di Bali itu kembali memuntahkan material vulkanik, Kamis, 11 Januari 2018 pukul 17.30 wita.

Asap berwarna kelabu kehitaman menyembur dengan intensitas tebal bertekanan sedang. Tinggi kolom 2.500 meter dari puncak kawah. Asap terlihat condong ke arah Utara hingga timur laut.

Hembusan, gempa vulkanik dalam dan gempa tektonik jauh masih sering terdeteksi oleh Pos Pengamatan Gunung Agung PVMBG di Rendang, Karangasem. Status masih Awas level 4. Daerah berbahaya hanya berada di dalam radius 6 kilometer dari puncak kawah. Di luar radius 6 kilometer kondisinya aman dan normal.

Hujan abu vukanik diperkirakan jatuh di beberapa daerah di sebelah utara hingga timur laut dari Gunung Agung. Sebaran hujan abu tidak jauh dari Gunung Agung karena tinggi kolom erupsi hanya 2.500 meter. Selain itu juga sebagian lereng Gunung Agung cuaca mendung hingga hujan.

Informasi dari Pasebaya hujan abu vulkanik tipis telah terjadi di Tulamben, Rubaya, dan Dukuh Kubu. Aktivitas masyarakat normal. Tidak ada kepanikan di masyarakat

Hingga saat ini sebanyak 53.207 jiwa masyarakat masih mengungsi yang tersebar di 233 titik pengungsi. Sementara itu kondisi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap aman dan normal beroperasi. Abu vulkanik dari erupsi Gunung Agung tidak menyebar hingga Kota Denpasar.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menghimbau masyarakat untuk tetap tenang.

“Masyarakat dihimbau tetap tenang. Aktivitas vulkanik Gunung Agung memang masih cukup tinggi dan berstatus Awas sehingga masih dimungkinkan terjadi erupsi dan hembusan,” jelas Sutopo Purwo Nugroho. (*)