Gubernur: Infrastruktur yang Dibangun di Bali Akomodir Pelaku UKM Berbasis Koperasi

    


Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan penghargaan kepada 15 koperasi berkinerja baik saat peringatan Hari Koperasi ke-73 dan UMKM Nasional ke-5 Tahun 2020, Selasa, 14 Juli 2020 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan komitmennya sejak dilantik menjadi Gubernur Bali. Sejak awal dirinya serius membangun ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.

“Koperasi itu satu dimensi yang jadi perhatian serius berbasis ekonomi kerakyatan,” jelas Koster di Wiswa Sabha, Selasa, 14 Juli 2020.

Gubernur menghadiri peringatan Hari Koperasi ke-73 dan UMKM Nasional ke-5 Tahun 2020 di Provinsi Bali bertajuk ‘Tatanan Kehidupan Era Baru Kebangkitan Koperasi sebagai Rumah Besar Pemberdayaan UMKM’.

Menurutnya, dari sejumlah visi yang dicanangkan Pemprov Bali, salah satunya membangun kekuatan perekonomian Bali berbasis kerakyatan, kerajinan, kearifan lokal yang bersumber dari kearifan lokal Bali.

Dikatakannya, infrastruktur yang dibangun di Bali akan memicu perkembangan koperasi. Gubernur menyatakan, ia juga memiliki komitmen dari rencana infrastruktur yang akan dibangun di Bali.

Infrastruktur yang dibangun itulah, nanti akan semarak dengan kegiatan UMKM berbasis koperasi.

“Ada harapan koperasi berkembang dengan pembangunan infrastruktur di Bali,” ujarnya

Seperti halnya di Pelabuhan Benoa, menurut Koster, nantinya akan mengakomodir kegiatan UMKM. Termasuk di Besakih, dengan penataan yang akan selesai di akhir 2021, potensi UMKM berbasis koperasi akan berkembang.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pengawas Koperasi Indonesia Provinsi Bali Ketut Tiwi Effendi mengatakan, dampak pandemi covid-19 terhadap koperasi sangat terasa. Kendatipun demikian, pihaknya mengapresiasi koperasi yang tetap melaksanakan HUT Koperasi ke-73 dan hari UKM Nasional ke-5 Tahun 2020 ini.

Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dikopinwil) Bali sendiri, lanjutnya, telah melakukan berbagai kegiatan dalam menyambut HUT ini.

Diantaranya webinar pemberdayaan koperasi, webinar dengan LPDB tentang bagaimana koperasi mengakses permodalan, webinar bisnis UMKM, penilaian koperasi terbaik, dan gerakan bagi sembako untuk hindari PHK.

“Dekopinwil Bali dalam menjaga stabilitas, Pemprov banyak memberikan dorongan berupa stimulus. Seluruh dana yang dikucurkan hampir Rp 94,4 miliar,” kata Tiwi.

Dalam HUT itu, juga dilaksanakan penyerahan badan hukum koperasi dan penghargaan koperasi berkinerja dengan baik dengan jumlah 15 koperasi. (Way)