Grebeg Durian Meriahkan Hari Jadi Purworejo

    


Grebeg Durian meriahkan peringatan Hari Jadi Purworejo yang ke 189 - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Memeriahkan Hari Jadinya yang ke 189, Pemkab Purworejo melalui Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DINPPKP) menggelar Grebeg Durian, Jum’at (14/2).

Meski kota Purworejo diguyur hujan, ratusan warga Purworejo tampak antusias menyaksikan Grebeg dan Festival Durian yang digelar dari Jum’at (14/2) hingga Minggu (15/2), di Jalan RAA Tjokronegoro atau tepatnya di depan Pendopo Kabupaten Purworejo.

Grebeg dan Festival Durian, dibuka secara resmi oleh Bupati Purworejo Agus Bastian, dan dihadiri oleh Kalpolres Purworejo AKBP Rizal Marito dan perwakilan Forkompimda lainnya.

Grebeg dimulai dengan hadirnya pasukan pembawa empat buah ambeng dan wadah berisi durian dari Kompleks Pendopo Kabupaten menuju panggung utama. Pasukan tersebut dipimpin Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DINPPKP) Kabupaten Purworejo, Wasit Diyono, yang diikuti para pejabat dan stafnya.

Usai dikirab, ratusan warga yang sudah lama menunggu, beramai-ramai merebut isi dari ambeng yang terdiri dari durian, pete dan buah manggis, buah khas dari Purworejo. Acara ditutup dengan makan buah durian bersama-sama.

“Grebeg Durian merupakan bentuk syukur para petani atas panen durian yang melimpah. Sedangkan Festival Durian bertujuan mengenalkan keberagaman durian unggul lokal Kabupaten Purworejo kepada masyarakat pecinta durian,” ujar Wasit Diyono, di sela-sela kegiatan.

Dalam Festival Durian, ungkap Wasit Diyono, terdapat beberapa event yang digelar, yakni bazar durian yang diikuti 9 kecamatan penghasil durian dan para pedagang durian Purworejo.

Kemudian ada lelang durian, mini games durian atau makan durian terbanyak, bazar bibit, produk olahan durian dan juga terdapat panggung hiburan.

Bupati Agus Bastian dalam kesempatan tersebut berharap, Grebeg dan Festifal Durian dapat menjadi salah satu acara yang akan banyak menarik para penggemar durian dari daerah lain untuk hadiri di Purworejo.

“Besok pagi teman daya dari Jakarta dan Jogya mau kesini, mudah-mudahan grebeg durian ini akan lebih meriah,” kata bupati.

Bupati mengungkapkan jika event grebeg dan festival durian akan digelar terus setiap tahunnya bertepatan dengan peringatan hari jadi Kabupaten Purworejo.

Dengan adanya event ini diharapkan petani durian lebih semangat dalam mengembangkan varietas durian. Selain itu diharapkan dengan event ini dapat menunjang kesejahteran masyarakat utamanya petani.

“Kenapa diadakan grebeg durian, karena durian adalah King Of The Fruit, rajanya dari buah. Buah paling enak sudunia adalah durian,” ujar bupati

Menurut bupati, durian Purworejo terkenal manis, keset, sedikit ada pahitnya dan tahan lama. Sebagai daerah penghasil durian terbanyak, di Purworejo ada beberapa varietas yang dikembangkan. Diantaraya, sikatap yang sudah didaftarkan ke Kementrian Pangan.

“Bukan tidak mungkin Purworejo akan menjadi lumbung penghasil durian nasional. Kedepan, saya juga akan mencanangkan agar di seluruh kecamatan di Purworejo disetiap rumah menanam bibit durian,” pungkas bupati. (Jon)