Gerebeg Pasar Warnai Peresmian Kampung KB Ke-14 di Purworejo

    


Kepala DINSOSDUKKBPPPA Kabupaten Purworejo Dra Eni Sudiyati, MM, bersama Dandim 0708, Letkol Inf Aswin Kartawijaya, saat mengunjungi Pasar Kedungsri, Butuh, dalam Grebeg Pasar, Jum'at (20/10) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Grebeg Pasar (Gerakan Pemberdayaan Keluarga Pas Sasaran) di Pasar Kedungsri, Buruh, mewarnai acara peresmian Desa Wonorejo Kulon, Kecamatan Butuh, sebagai Kampung KB ke 14 tingkat Kabupaten Purworejo, Jum’at (20/10).

Dalam Grebeg Pasar kali ini, Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Purworejo, bekerjasama dengan Kodim 0708 Purworejo, mengadakan sosialisasi tentang program KB, kepada para pedagang pasar dan masyarakat, dengan pembagian paket sembako.

Usai acara Grebeg Pasar, dilanjutkan dengan peresmian Desa Wonorejo Kulon sebagai Kampung KB ke 14 untuk wilayah Kecamatan Butuh. Dalam kesempatan tersebut, Kepala DINSOSDUKKBPPPA Kabupaten Purworejo Dra Eni Sudiyati, MM, meminta pada masyarakat pasangan usia subur, untuk mengikuti program KB.

“Kita bersinergi bersama TNI, untuk sama-sama menyukseskan program KB,” jelas Eni.

Sementara itu, Dandim 0708 Purworejo, Letkol Inf Aswin Kartawijaya menjelaskan, bahwa masalah kependudukan mempunyai dampak implikasi yang luas terhadap kehidupan di segala bidang, diantaranya, bidang pendidikan, kesehatan, sandang, pangan, papan, dan keamanan.

“Apabila tidak diatasi dengan segera, akan berpengaruh terhadap stabilitas keamanan nasional, yang pada akhirnya akan berpengaruh pada pembangunan nasional,” jelas Aswin.

Dan program KB, kata Aswin, pada hakekatnya bertujuan untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk, sehingga terjadi keseimbangan antara jumlah penduduk dengan daya dukung yang disiapkan pemerintah dan alam.

Untuk merealisasikan tujuan tersebut, BKKBN dan TNI melakukan kesepakatan bersama, untuk melaksanakan Revitalisasi Program KB Nasional, dengan Bakti Sosial TNI Manunggal KB Kesehatan tahun 2017.

“Peran Babinsa dan PLKB sangat luar biasa dalam menyukseskan program KB. Ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap rakyat, dan merupakan implementasi di lapangan terhadap kesepakatan antara BKKBN dan TNI,” ujar Aswin.

Terpisah, Made Sri Wardani, Kasi Advokasi, Informasi dan Edukasi menjelaskan, dalam kegiatan tersebut, ada sekitar 150 peserta akseptor baru KB, yang berasal dari berbagai wilayah se Kecamatan Butuh. Dalam peresmian tersebut, juga melayani kepengurusan berbagai dokumen kependudukan kepada masyarakat, seperti KTP, KK, KIA, maupun akte kelahiran.

“Untuk Grebeg Pasar, sudah dua kali digelar. Itu merupakan langkah yang strategis untuk mensosialisasikan program KB kepada masyarakat, supaya tepat sasaran,” pungkas Made. (Jon)