Gerakan Selamatkan Bumi di Bangli

    


Gerakan memperingati Hari Bumi, 22 April 2018 di Bangli, Minggu, 22 April 2018 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Persoalan lingkungan di era moderen banyak menjadi perhatian berbagai kalangan. Isu pelestarian lingkungan sendiri memiliki sejarah panjang. Hingga akhirnya, pada 1970 peringatan hari bumi untuk pertama kali dicanangkan.

Pun demikian di jajaran Polres Bangli, Kodim 1626/Bangli, Dinas Lingkungan Hidup Pemda Bangli, Satpol PP, pelajar dan masyarakat, pada Minggu, 22 April 2018 mengadakan kegiatan penanaman bibit pohon.

Tema kegiatan itu yakni, ‘Selamatkan Bumi dari Segala Perusakan, Kalau Bukan Kita Siapa Lagi’. Sedangkan bibit pohon yang ditanam jenis Mahoni , Cempaka dan Majegau.

“Beberapa kejadian yang disebabkan oleh alam sudah banyak terjadi seperti banjir , tanah longsor dan pemanasan global. Mari selamatkan Bumi,” jelas Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo, Minggu, 22 April 2018.

Polres Bangli, kata Agus Tri, punya kepedulian, kesadaran untuk menjaga dan melestarikan lingkungan agar tetap asri dan lestari.

Sementara, Dandim 1626/ Bangli Letkol Cpn Andy Pranoto mengapresiasi kegiatan itu.

“Selain memperingati hari bumi, kami yang hadir memiliki keinginan untuk berkontribusi terhadap perbaikan lingkungan,” ujar Andy Pranoto.

Penanaman pohon itu, menurut Andi, memiliki peran dalam memperbaiki lingkungan agar tetap hijau, asri dan ramah.

Disamping itu, menurut Dandim Bangli, keterlibatan warga sangat diperlukan untuk membantu menjaga dan mengawasi pohon yang sudah ditanam agar tetap terawat dan dipastikan hidup. (*)