Gelar Sedekah Laut, Nelayan Kertojayan Larung Kambing Kendit

    


Suasana ritual sedekah laut nelayan warga Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (15/9) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Setiap tahun sekali, tepatnya pada bulan Suro, nelayan warga Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menggelar ritual sedekah laut.

Tahun ini, sedekah laut dilaksanakan Minggu (15/9), dengan cara melarung sesaji kambing kendit, dan menghanyutkannya ke tengah laut.

“Tradisi ini kita lakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas karunia Tuhan, dengan hasil laut yang melimpah,” ungkap Marsono, Ketua Kelompok Nelayan Kertojayan.

Selain kambing kendit, jelas Marsono, sesaji lainnya yang dilarung, ingkung bebek dan ayam jago, hasil bumi, serta bunga tujuh rupa. Semua sesaji disatukan dalam wadah berbentuk miniatur rumah joglo.

Sebelum semua sesaji dilarung, sesepuh desa mengawalinya dengan membaca doa dan mantera, sambil membakar dupa dalam tungku.

Dalam larungan itu, juga dikawal oleh puluhan perahu nelayan, yang juga dihiasi aneka jajanan pasar, minuman dan hasil bumi lainya.

Meski ombak tinggi menerjang, puluhan perahu nelayan itu tetap berusaha ketengah lautan, guna melarung sesaji.

Dalam ritual sedekah laut kali ini, dua kapal milik nelayan terbalik akibat terhempas ombak dan gagal ketengah laut, beruntung tak terjadi korban jiwa dalam insiden itu.

Ribuan warga yang datang pun antusias menyaksikan sedekah laut dan ikut berebut makanan, setelah kapal kembali. Mereka percaya, hal itu akan mendatangkan berkah.

“Kami berharap, kedepannya tangkapan ikan akan lebih berlimpah, karena kami menggantungkan hidup dari laut ini,” pungkas Marsono, di sela-sela ritual. (Jon)