Gede Sedana Jabat Rektor Universitas Dwijendra

    


Rektor Universitas Dwijendra terpilih Dr. Ir. I Gede Sedana, M.Sc., MMA (kiri) bersama kandidat rival Dr. Ir. I Gusti Ngurah Tri Adiputra, MT. (Kanan) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Setelah beberapa saat diisi oleh pelaksana tugas, Universitas Dwijendra (UNDWI) akhirnya memilih rektor baru pada Rabu, 10 April 2019. Dr. Ir. I Gede Sedana, M.Sc., MMA., akhirnya terpilih secara mufakat setelah bersaing dengan kandidat lain, Dr. Ir. I Gusti Ngurah Tri Adiputra, MT.

Setelah resmi terpilih dari 12 senat yang hadir, Gede Sedana menyiapkan sejumlah program untuk kemajuan lembaga. Reputasi UNDWI dan peningkatan kualitas jurusan menjadi fokus pertama program kerjanya.

“Kualitas jurusan sekarang harus ditingkatkan, tentunya melalui proses pembelajaran dilandasi dengan nilai-nilai etika akademik, dan didasarkan pada nilai budaya dan keausastraan yang ada di Bali ini,” jelas Gede Sedana, Rabu, 10 April 2019.

Ditambahkan, Tri Dharma Perguruan Tinggi akan dilakukan dengan memaksimalkan penelitian dan pengabdian masyarakat, aplikasi teknologi dan meningkatkan penulisan jurnal-jurnal ilmiah, baik itu internal UNDWI maupun jurnal internasional.

Sebelumnya, muncul dua kandidat yakni Dr. Ir. I Gst. Ngurah Tri Adiputra, MT., dan Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc, MMA. Dalam pemilihan itu, Gede Sedana yang sebelumnya Dekan Fakultas Pertanian UNDWI ini, dipercaya untuk memimpin UNDWI dalam 5 tahun kedepan.

Sementara, Dr. Ir. I Gusti Ngurah Tri Adiputra, MT., berharap kepada rektor yang baru, agar membuka peluang untuk mahasiswa baru. Sebagai perguruan tinggi swasta, secara teknis, biaya kuliah akan berpengaruh terhadap minat calon mahasiswa baru yang akan mendaftar.

“Kalau bisa dianalogikan, kita berdagang harus disesuaikan dengan kondisi. Artinya, kompetitor diluar cukup banyak dan kami disini juga harus bersaing untuk mendapatkan calon mahasiswa, seperti itu kira-kira,” kata Ngurah Tri Adiputra.

Sebelum dilakukan pemilihan, Rektor Universitas Dwijendra sebelumnya dijabat Dr. Putu Dyatmikawati, SH., M.Hum., yang kemudian digantikan Dr. Ir. Putu Gde Ery Suardana, M.Erg. IAI., sebagai pelaksana tugas sejak bulan Februari lalu. (Way)