Gandeng Tourism Driver, Startup bukaloka Promosikan Pariwisata Bali

    


Puluhan pengemudi pariwisata Bali mengikuti pemaparan yang digelar startup bukaloka.com - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Di tengah menurunnya kunjungan wisatawan ke Bali akibat erupsi Gunung Agung, startup bukaloka.com membuka peluang bagi sopir menggunakan platform driver.

Platform driver merupakan aplikasi paket tour yang dibesut oleh perusahaan perintis yang berdomisili di Bali ini.

“Per 06 Januari 2018, para supir yang bergabung di Bukaloka sudah mencapai 1.470 orang. Para driver ini menjual atau mempromosikan perusahaan mereka secara online melalui situs bukaloka.com,” kata Putu Aditya yang juga alumni STIKOM Bali ini.

Sekitar 80 sopir antusias mengikuti pemaparan dari CEO bukaloka.com, Putu Aditya Santana. Peserta bukan hanya mendengar penjelasan Aditya tentang paket tour, melainkan juga aktif mengajukan pertanyaan seputar aplikasi yang digunakan.

“Rata-rata peserta yang hadir sudah memiliki website untuk menjual produk paket tour melalui situs kami,” ujar Aditya Santana.

Bukaloka.com merupakan startup asal Bali yang dirikannya pada tahun 2016. Perusahaan ini dikelola oleh para anak muda Bali dan fokus untuk memberdayakan UMKM di seluruh Indonesia.

“Hingga saat ini Bukaloka.com memiliki hampir 5.000 pelanggan pelaku UMKM yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia,” terangnya.

Namun, tambah Aditya, tahun 2018 pihaknya fokus untuk membantu driver yang menjual pariwisata ke Bali. Pengemudi pariwisata itu merupakan pelaku pariwisata di Bali.

“Kita membuat resolusi bersama pengguna, yang notabene menjual paket tour Bali untuk meningkatkan kondisi pariwisata Bali agar kembali normal,” jelasnya.

Pada pertemuan yang digelar di gedung PLUT KUMKM Bali itu, peserta mendapatkan penjelasan mengenai pengisian form yang terdapat pada halaman bukaloka.com, dengan mengisi jenis paket tour, alamat serta nominal yang ingin dipromosikan pada masing-masing jenis paket tour.

“Aplikasinya tinggal download di Play Store, dan hanya membuat account di bukaloka, mereka mendapatkan website secara gratis dan langsung berjualan secara online,” ujarnya demikian.

Kelebihan menggunakan website bukaloka.com, kata Putu Aditya, ibarat promosi dua sisi. Selain dari website para driver maupun pelaku UMKM, juga promosi langsung dari halaman Bukaloka.com.

“Mereka kita carikan tamu. Kita buatkan program promosi juga secara otomatis. Jika mereka mendapatkan transaksi, nanti dipotong komisi 10% oleh Bukaloka. Jadi setiap invoice yang dimiliki driver itu kita potong 10%,” tuturnya. (*)