Gandeng Kodim 0708, SMK TKM Purworejo Tanamkan Wawasan Kebangsaan pada Siswa

    


Bekerjasama dengan Kodim 0708 Purworejo, SMK TKM Purworejo mengadakan bimbingan tentang Wawasan Kebangsaan pada para siswa, melalui Pramuka Saka Wira Kartika, Sabtu (13/11/2021) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bekerjasama dengan Kodim 0708 Purworejo, SMK TKM Purworejo mengadakan bimbingan tentang Wawasan Kebangsaan pada para siswa, melalui Pramuka Saka Wira Kartika, Sabtu (13/11/2021) di aula setempat.

Kegiatan ini diikuti oleh 40 perwakilan siswa dari tiap-tiap kelas. Sebagai pemateri, menghadirkan Kapten CBA Purwoko, SSos, mewakili Dandim 0708 Purworejo, Letkol Inf Lukman Hakim, SSos, MSi.

Ditemui di sela-sela kegiatan, Purwoko menyampaikan, dengan pwmberian materi tentang wawasan dan, diharapkan para siswa SMK TKM Purworejo lebih mencintai dasar-dasar negara dan menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air kepada NKRI.

Purwoko melihat, anak-anak muda sekarang sudah keluar jalur. Maka diperlukan pembinaan-pembinaan terutama di sekolah-sekolah, yang harus ditegakkan. Jangan sampai di kemudian hari banyak hal-hal atau sifat-sifat yang jelek akan muncul, terutama kenakalan remaja.

“Makanya untuk mengendalikan kenakalan remaja tersebut, diadakan wawasan kebangsaan, yang tujuannya biar memahami, mengerti dan melaksanakan apa yang menjadi dasar, pedoman kita sebagai WNI, warga yang baik yang taat pada aturan-aturan negara ini,” ujar Purwoko.

Menurut Kepala SMK TKM Purworejo, Ki Gandung Ngadina, SPd, MPd, Pramuka Saka Wira Kartika di sekolahnya, merupakan Pramuka dalam binaan TNI AD, dalam hal ini Kodim 0708 Purworejo.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang rutin dilakukan untuk pembinaan generasi muda. Atas nama sekolah, kami mengucpkan terima kasih pada Kodim 0708 Purworejo, atas diadakannya kegiatan ini di sekolah kami,” ujar Ki Gandung.

Materi yang disampaikan tentang wawasan kebangsaan, berisikan tentang penanaman sikap disiplin. Dengan disiplin, kata Ki Gandung, anak-anak akan taat pada semua aturan, dan nantinya akan menjadi orang yang paham atas hak dan kewajibannya. Baik hak dan kewajiban sebagai warga negara, anggota masyarakat, keluarga, dan juga sebagai pelajar.

Tentang wawasan kebangsaan, Ki Gandung merasa prihatin, dengan generasi muda sekarang, yang jika tidak dikendalikan, akan kebablasan untuk pemahaman tentang wawasan kebangsaan, yang meliputi yang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.

“Ideologi itu bukan agama. Tapi satu kerangka untuk mengatur negara. Bermacam-macam suku bangsa, agama, ras, suku, diwadahi dalam satu ideologi agar negara Indonesia rukun, hebat, NKRI tetap bisa berlambang terus,” jelas Ki Gandung.

Dengan politik bebas aktif, kata Ki Gandung, kalau anak diberi wawasan seperti ini dari Kodim, akan tahu haknya sebagai warga negara di bidang politik.

Dalam hal ekonomi, yang menerapkan ekonomi kerakyatan, rakyat yang harus dipikirkan betul-betul dalam rangka pengembangan ekonomi

Sosial budaya, ungkap Ki Gandung, merupakan komunikasi antara warga negara satu dengan yang lain kepada sesama. Dan kebudayaan, dikenal dengan kebudayaan nasional. Yakni, semua kebudayaan daerah yang tidak bertentangan dengan ideologi negara.

Sedangkan pertahanan keamanan, menurut Ki Gandung, harus ditanamkan pada anak-anak sejak dini. Karena ancaman suatu wilayah, hakikatnya ancaman bagi seluruh Indonesia.

“Sehingga anak-anak yang sekolah di SMK TKM Purworejo, mengerti tentang identitasnya, disiplinnya, dan wawasan kebangsaannya. Dan anak-anak yang mengikuti kegiatan ini, akan menyebarkannya pada teman-teman sekelasnya,” pungkas Ki Gandung. (Jon)