GA Masih Level IV, SOP Mitigasi Bencana Dikebut

    


Letusan Gunung Agung Selasa, 21 November 2017 Pukul 17.05 WITA terlihat dari Desa Besakih - foto: FB BNPB

KORANJURI.COM – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar menggandeng pelaku pariwisata mengupayakan berbagai cara untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan wisatawan selama berada di Denpasar. Itu sebabnya Standar Operasional Prosedur (SOP) Mitigasi Bencana, dikebut.

Ini ditempuh menyikapi kondisi Gunung Agung yang hingga kini masih menyandang status level IV (Awas).

“SOP Mitigasi Bencana ini digunakan ketika adanya kemungkinan penutupan Bandara Ngurah Rai akibat aktivitas vulkanik Gunung Agung,” papar Kadis Pariwisata Kota Denpasar, M A Dezire Mulyani, saat dihubungi Jumat, 5 Januari 2018.

Lebih lanjut Dezire mengatakan, saat ini pihaknya bersama Bali Tourism Hospitality (BTH) tengah melakukan finalisasi terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) Mitigasi Bencana seandainya terjadi penutupan Bandara Ngurah Rai akibat aktivitas vulkanik Gunung Agung.

BTH sendiri merupakan perkumpulan pelaku pariwisata, Kementerian Pariwisata, Pemerintah Kabupaten/Kota dan instansi terkait guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat peningkatan aktivitas Gunung Agung khususnya di sektor pariwisata.

“Saat ini, SOP Mitigasi Bencana tentang penanganan wisatawan jika terjadi penutupan Bandara Ngurah Rai sedang dikebut. Tinggal menunggu ditetapkan saja,” kata Dezire.

Dinas Pariwisata Kota Denpasar bekerjasama dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Denpasar telah menandatangani MOU sehingga wisatawan yang berada di Kota Denpasar saat bandara ditutup, tetap mendapatkan pelayanan maksimal.

Seperti halnya memberikan fasilitas penginapan selama satu malam secara gratis dan memberikan harga terendah yang berlaku ketika wisatawan hendak memperpanjang kunjungannya di Bali saat bandara ditutup.

Selain penginapan, Pemkot Denpasar yang bekerjasama dengan Perkumpulan Angkutan Wisatawan Bali (PAWIBA) turut menyediakan layanan transportasi secara gratis menuju bandara terdekat seperti Bandara Internasional Lombok di Provinsi NTB, Bandara Banyuwangi di Jawa Timur, Bandara Juanda di Jawa Timur dan Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta.

Nantinya, untuk menuju bandara di luar Bali, wisatawan akan dikumpulkan di Hotel Inna Grand Bali Beach untuk selanjutnya bersama-sama menuju bandara terdekat yang dituju.

Desire menambahkan, saat ini zona bahaya Gunung Agung hanya berada di radius 8 Km hingga 10 Km sektoral sehingga Kota Denpasar masih tergolong aman bagi wisatawan untuk berwisata.

“Jadi wisatawan yang berada di Kota Denpasar tidak perlu panik jika terjadi kemungkinan terburuk terhadap aktivitas Gunung Agung, dan Pemkot Denpasar sudah siap terhadap kemungkinan terburuk serta tetap memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan,” ujarnya demikian. (Ari)