Film Wage Ungkap Sejarah Komposer Indonesia Raya

    


Pemutaran film Wage - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sejarah tentang WR Supratman, pahlawan nasional pencipta lagu Kebangsaan Indonesia Raya, sempat menjadi kontroversi, tentang tempat kelahiran dan kehidupan pribadinya.

Dalam catatan sejarah tertulis, kalau WR Supratman dilahirkan di Mester Cornelis Jatinegara. Dia dikabarkan pernah menikah, karena ada seseorang dari Rembang yang menuntut hak waris.

Namun setelah melalui beberapa penelitian yang melibatkan para ahli, akhirnya terungkap, kalau ternyata WR Supratman itu dilahirkan di Dusun Trembekang, Desa Somongari, Kaligesing, Purworejo.

Konferensi pers para pemain film Wage dan Bupati Purworejo Agus Bastian, usai nonton bersama film Wage - foto: Sujono/Koranjuri.com

Konferensi pers para pemain film Wage dan Bupati Purworejo Agus Bastian, usai nonton bersama film Wage – foto: Sujono/Koranjuri.com

“Semua itu terekam jelas di film Wage, garapan sutradara John de Rantau,” jelas Bupati Purworejo, Agus Bastian, usai nonton bersama Gala Premier Film Wage, Selasa malam (7/11), di bioskop Empire, Jogjakarta.

Dengan film Wage tersebut, kata Agus Bastian, bisa menjadi penguatan sejarah. Film Wage, mengungkap fakta sejarah yang sebenarnya akan WR Supratman.

Film Wage yang digarap dengan budget sekitar Rp 6 milyar ini, tokoh WR Supratman diperankan oleh Rendra Bagus Pamungkas, dan kekasihnya yang bernama Sakamah, diperankan oleh artis Prisia Nasution.

Usai nonton bersama, dilanjutkan dengan konferensi pers, dengan para pemain film Wage. Rendra, sebagai pemeran utama, mengaku agak kesulitan memerankan sang komponis, mengingat latar belakangnya bukan dari musik.

Sementara sang sutradara, John de Rantau, mengaku sulit menggarap film Wage ini. Katanya, film Wage merupakan film kebangsaan, tentang sosok kehidupan nyata, namun tidak pernah terlihat jelas bagaimana hidupnya.

“Film ini akan diputar serentak di seluruh bioskop di seluruh Indonesia pada 9 Nopember 2017. Kami mengajak semua rakyat Indonesia untuk bisa menonton film ini,” ujar John de Rantau.

Acara nonton bareng film Wage ini, merupakan kelanjutan dari kegiatan diskusi sejarah dan film WR Supratman yang diselenggarakan di pendopo Kabupaten Purworejo, Selasa (7/11) pagi, yang diikuti para guru sejarah dan PKN tingkat SMP dan SMA se Purworejo. (Jon)