Fantastis! Pembukaan Porsenijar YPLP PGRI Kota Denpasar Libatkan 17 Ribu Siswa

    


Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar I Nengah Madiadnyana - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) YPLP PGRI Kota Denpasar resmi dibuka oleh Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Darmawijaya Mantra di GOR Ngurah Rai Denpasar, Senin, 19 November 2018.

Dibandingkan tahun sebelumnya, event kali ini lebih terlihat gebyarnya dengan melibatkan 17 ribu siswa dari 22 sekolah dibawah naungan YPLP PGRI Kota Denpasar. Dibawah siraman sinar matahari yang cukup terik, penampilan siswa di arena pembukaan itu tetap atraktif dan menarik. Siswa sangat antusias dengan penampilan mereka.

Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Darmawijaya Mantra mengatakan, pendidikan di sekolah bukan semata-mata hanya meningkatkan kecerdasan intelektual. Namun pendidikan secara luas, juga mengajarkan bagaimana siswa memiliki jiwa sportif dan kompetitif dalam mengejar prestasi.

“Salah satunya adalah dengan bertanding secara sportif dalam event Porsenijar seperti ini. Jadi sekolah bukan hanya olah otak saja, jadi disini juga ada olah raga dan olah jiwa,” jelas Rai Mantra, Senin, 19 November 2018.

Sementara, Ketua YPLP PGRI Kota Denpasar I Nengah Madiadnyana menambahkan, Porsenijar yang digelar tahun sudah memasuki tahun keenam. Selama pelaksanaannya, penyempurnaan terus dilakukan dengan melihat perkembangan situasi keolahragaan maupun kesenian yang ada.

“Bukan hanya luar biasa saja, tapi kami ingin supaya kegiatan ini berkualitas, jadi kami siapkan betul. Karena ini merupakan program rutin Yayasan,” jelas I Nengah Madiadnyana yang juga Kepala Sekolah di SMK PGRI 3 Kota Denpasar.

Event tahunan yang dikelola oleh YPLP PGRI Kota Denpasar ini dimulai pada 16 November 2018 namun dibuka secara resmi oleh Walikota Denpasar, pada Senin, 19 November 2018. Kegiatan itu akan berakhir pada Selasa, 20 November 2018 dengan menyerahkan piala kepada para juara dan peraih piala bergilir.

Kepada siswa yang bertanding, ketua YPLP PGRI Kota Denpasar berperan agar para atlet maupun seniman tidak hanya mencari kemenangan saja tapi mengabaikan sportifitas.

“Sportifitas itu sangat penting, karena itu menunjukkan karakter dari siswa yang terdidik dan dapat menerima serta menghargai kelebihan orang lain,” jelas Madiadnyana.

Porsenijar YPLP PGRI Kota Denpasar yang ke-6 ini mempertandingkan 9 kegiatan olahraga dan kesenian yakni, Senam PGRI, Catur, Tenis, Kendang Tunggal, Lagu Pop Bali, Debat Bahasa Inggris, Darma Gita dan Darma Wacana. Porsenijar tahun ini juga menambahkan kegiatan kampanye gemar membaca koran cetak untuk siswa-siswi PAUD dengan tajuk ‘Bali Post Goes To School’.

Sedangkan tema kegiatan itu yakni, ‘Melalui Porsenijar Sekolah PGRI Kota Denpasar dan Bali Post Goes To School 2018, Kita Kembangkan Kreatifitas Seni dan Budaya, serta Kita Tumbuhkan Semangat Olahraga dan Solidaritas’. (Way)