Fakultas Teknik UMP Sosialisasikan DL-SIBIMA

    


Dua narasumber DL-SIBIMA, Sayuti Rahayu, SE dan Hilma Mutia, ST, dari Balai Penerapan Teknologi Jakarta, Dirjend Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, berfoto bersama usai kegiatan - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Untuk meningkatkan sumber daya manusia calon engineer yang bersertifikasi sesuai keahliannya, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) sosialisasikan Distance Learning Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri (DL-SIBIMA) bidang konstruksi.

Kegiatan yang sudah dilaksanakan Kamis (22/11) lalu itu, berlangsung di ruang seminar kampus timur UMP. Sebanyak 100 peserta, yang terdiri dari 69 mahasiswa tingkat akhir dan 31 alumni Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik UMP, mengikuti kegiatan ini.

“Kegiatan ini merupakan program tahunan. Tujuannya untuk meningkatkan sumber daya manusia calon engineer yang bersertifikasi sesuai keahliannya,” jelas Muhammad Taufik, M.T, Dekan Fakultas Teknik UMP, Sabtu (22/12).

Kegiatan DL-SIBIMA, kata Taufik, merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dengan program studi teknik sipil. Dan sertifikat dari pelatihan ini, menjadi nilai tambah lulusan prodi teknik sipil UMP.

Bagi alumni sendiri, terang Taufik, manfaat DL-SIBIMA, sebagai syarat kelengkapan untuk mendapatkan SKA (Surat Keterangan Ahli). Bagi peserta fresh graduates, jika sudah mengikuti DL-SIBIMA, untuk mengikuti ujian SKA, tanpa harus magang selama satu tahun.

“Bagi peserta calon fresh graduates, sertifikat DL-SIBIMA sebagai SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijasah),” kata Taufik.

Kegiatan DL-SIBIMA sendiri, dihadiri oleh Wakil Rektor I UMP, Prof Dr S. Eko Putro Widoyoko, MPd, Dekan Fakultas Teknik, Muhammad Taufik, M.T, Ketua Prodi Teknik Sipil, Agung Setiawan, MT, Dinas PUPR Kabupaten Purworejo, Gunarto, ST, serta para dosen Prodi Teknik Sipil. Sebagai narasumber, Sayuti Rahayu, SE dan Hilma Mutia, ST, dari Balai Penerapan Teknologi Jakarta, Dirjend Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Para peserta diberi gambaran mengenai pengetahuan teknologi terapan bidang konstruksi dan layanan pelatihan jarak jauh berbasis kompetensi bidang konstruksi (SKKNI). Kegiatan ini akan mempermudah ujian online yang akan dihadapi para peserta,” pungkas Taufik. (Jon)