Empat Kandidat Maju dalam Pemilihan Ketua OSIS SMK Batik Purworejo

    


Proses debat calon ketua OSIS SMK Batik Purworejo, Senin (18/01/2021) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Meski pandemi, namun agenda tahunan Pemilos (Pemilihan OSIS) di SMK Batik Purworejo tetap berjalan. Diawali dengan pendaftaran calon ketua, yang dilanjutkan dengan kampanye mandiri pada 11 – 17 Januari 2021.

Ada empat kandidat yang maju dalam pemilihan Ketua OSIS masa bakti 2020/2021 ini, Alifudin, Ika Purwaningsih, Ika Febriyani, dan Lulu Nur Fadhilah. Keempatnya merupakan siswa kelas XI.

“Agendanya tetap berjalan. Hanya saja sistem pelaksanaannya yang berbeda. Menyesuaikan situasi, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Saat ini, agenda Pemilos memasuki Debat Calon Ketua OSIS,” jelas Kepala SMK Batik Purworejo, Yati Dwi Puspita Adi, S.Pd, Senin (18/01/2021).

Menurut Pipit, demikian wanita ini akrab disapa, dalam debat Calon Ketua OSIS yang disiarkan secara online melalui Instagram resmi SMK Batik ini, setiap calon ketua menyampaikannya visi dan misinya di hadapan kepala sekolah, Waka Kesiswaan, perwakilan kelas dan unsur lainnya.

Para calon ketua juga menerima pertanyaan, yang isinya tentang sekolah, pemahaman sekolah, bagaimana cara melaksanakan visi misi, bagaimana program OSIS untuk mengembangkan sekolah dan bagaimana caranya agar anak-anak itu memilik karakter, serta apakah dari program OSIS itu ada yang untuk pengembangan karakter.

“Dengan debat dan penyampaian visi misi ini, calon pemilih bisa mengetahui mana yang terbaik dari semua kandidat yang ada,” ungkap Pipit.

Untuk proses pemungutan suara, kata Pipit, akan dilakanakan pada Jum’at (22/01)2020) mendatang dengan cara online, melalui aplikasi Google Form. Jumlah suara pemilih, untuk siswa 529 dan 78 untuk guru dan karyawan.

Pipit berharap, dengan Pemilos tersebut, bisa membuat organisasi OSIS itu menjadi salah satu bagian dari sekolah, sebagai tangan kanan sekolah dan penghubung antara siswa dengan sekolah.

“Nantinya juga bisa bekerjasama untuk mempromosikan sekolah. Mereka akan menjadi contoh bagi yang lainnya,” pungkas Pipit. (Jon)