Efektif Belajar di Masa Pandemi, Kadispora: Stres Picu Imunitas Anak Menurun

    


Kadispora Bali IKN Boy Jayawibawa menjadi salah satu narasumber dalam dialog bertema 'Pendampingan Anak Belajar di Rumah di Masa Pandemi Covid-19', bersama Putri Suastini Koster, Jumat, 17 Juli 2020 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Roadmap pendidikan dalam desain nasional telah mengarah pada pemanfaatan teknologi dan informasi. Namun, pandemi mempercepat roadmap itu untuk diwujudkan.

Kadispora Bali IKN Boy Jayawibawa mengakui, banyak tantangan yang dihadapi bagi siswa dan guru. Banyak kerinduan yang dirasakan kepada teman dan guru. Namun, Boy mengatakan, agar jangan melakukan sekolah tatap muka terlebih dulu.

Surat Edaran Mendikbud RI Nomor 4 tahun 2020 tahun ajaran 2020-2021 memberikan penekanan, sekolah di masa pandemi masih menggunakan sistem online interaktif (dalam jaringan/ daring). Sedangkan untuk daerah pedesaan yang susah jaringan internet diperkenankan menggunakan WhatsApp atau SMS.

“Kepala sekolah jangan mengambil kebijakan sendiri untuk melakukan tatap muka dengan siswa dan usahakan ikuti peraturan dari kepala daerah dulu,” jelasnya.

Terkait, teknis sarana prasarana bagi orangtua/ siswa yang berada jauh dari koneksi internet, Pemprov Bali melalui Disdikpora, sudah mengalokasikan dana BOS Pusat. Pemprov Bali juga mengeluarkan regulasi dalam pemberiam bantuan langsung tunai pendidikan kepada siswa sekolah swasta.

“Bahkan untuk keluarga kurang mampu, semua keperluan terkait sistem belajar-mengajar di masa pandemi sudah dialokasikan. Untuk sekolah swasta di akomodir oleh pemerintah selama tiga bulan,” jelasnya.

Kadispora Boy Jayawibawa menjadi salah satu narasumber dalam dialog bertema ‘Pendampingan Anak Belajar di Rumah di Masa Pandemi Covid-19’, bersama Putri Suastini Koster, Jumat, 17 Juli 2020.

Namun, dalam masa masih pandemi ini, pihaknya meminta efektifitas belajar ditingkatkan. Tujuan utama belajar daring yakni, setiap pembelajaran dapat ditangkap secara maksimal oleh siswa.

“Jangan sampai anak justru stres. Karena akan menyebabkan imun anak anak turun,” kata Boy.

Selama belajar daring ini, Boy menghimbau, agar orangtua memberikan waktunya, saat sebelum pembelajaran dimulai, saat pembelajaran terlaksana dan sesudah pembelajaran sistem daring selesai. (Way)