Dubes Perancis di Bali Minta Pengamanan Sekolah Diplomatik

    


Wakil kedutaan besar Perancis di Bali menyambangi Polres Badung - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Wakil Kedutaan Besar Perancis di Bali mengunjungi Polres Badung meminta pengamanan terhadap sekolah diplomatik Perancis di Uma Alas, Kerobokan, Kuta Utara, Badung.

Wakil Kedubes Perancis yang hadir diantaranya Charles Henri Brosseenv dengan didampingi Konsulat Perancis Fanny, Manajer Sekolah Prancis Fredick Labut dan seorang Penterjemah.

Charles Henri Brosseenv menyatakan, sekolah tersebut merupakan sekolah diplomatik yang perlu mendapatkan pengamanan khusus.

“Supaya polisi menempatkan anggotanya untuk menjaga Sekolah. Mengingat sekolah Prancis adalah Sekolah Diplomatik,” ujar Charles Henri Brosseenv.

Kunjungan diterima oleh Kabag Sumda Kompol Made Diatmika dan jajarannya.

“Kunjungan tersebut untuk melakukan koordinasi terkait masalah keamanan warga Perancis yang berkunjung ke Bali khususnya di wilayah hukum Polres Badung,” jelas Kompol Made Diatmika.

Saat ini warga Perancis yang ada di Bali sebanyak 2.030 orang. Sementara, di sekolah itu ada 340 siswa. Made Diatmika menambahkan, ada kecemasan dari para orang tua murid karena tidak adanya pihak kepolisian yang menjaga keamanan sekolah.

Menanggapi hal itu, menurut Made Diatmika personel Polres Badung sudah melakukan pengamanan di Sekolah Perancis dengan berpatroli rutin pada jam rawan. Namun dijelaskan, memang tidak ada penempatan personel secara menetap atau ngepos di Sekolah Perancis tersebut.
 
 
Way