Dua Transmigrasi Lokal di Rote Siap Dihuni Oktober Tahun ini

    


Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rote Ndao, Fredik Haning - foto: Isak Doris Faot/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dua lokasi Transmigrasi Lokal (Translok) di wilayah Kabupaten Rote Ndao, mulai ditempati Oktober tahun ini. Dua lokasi tersebut yakni, Oenitas di Kecamatan Rote Barat dengan kapasitas 25 unit rumah dan Lidor tahap IV di Kecamatan Rote Barat Laut sebanyak 45 unit rumah.

“Realisasi pembangunan fisik sudah capai 90 persen,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rote Ndao, Fredik Haning.

Kawasan translok itu sepenuhnya akan ditempati warga lokal dengan fasilitas jalan lingkungan, rumah petugas dan sarana perpipaan. Sedangkan di kawasan translok Lidor sudah berdiri sekolah, Pustu dan lahan pertanian. Mengingat, menurut Fredik Haning, masyarakat yang bermukim di dua translok ini ada yang berprofesi sebagai nelayan.

“Terbanyak berprofesi sebagai petani,’ ujarnya.

Dua kawasan translok itu mendapatkan pendanaan dari APBN dan APBD dengan nilai mencapai Rp 4 milyar.

Sejak tahun 2009 di Kabupaten Rote Ndao sudah berdiri enam lokasi transmigrasi lokal. “Beberapa kawasan translok adalah yang dipandang baik untuk dijadikan lokasi penempatan warga transmigrasi lokal. Mereka diberikan rumah dengan tipe 36 semi permanen,” ujar Fredik Haning.

Pembangunan lokasi Transmigrasi Masyarakat Lokal 2016 ini merupakan program dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
 
 
Zak