DPD Partai Golkar Purworejo Mulai Sosialisasikan Hasil Munaslub Bali

    


Suasana sosialisasi hasil Munaslub oleh DPD Partai Golkar Kabupaten Purworejo, Sabtu, 21 Mei 2016 - Foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bertempat di rumah kediaman Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purworejo, Kelik Sumrohadi di Desa Grabag, berlangsung Rapat Pleno Diperluas Sosialisasi Hasil Munaslub, Sabtu 21 Mei 2016.

Hadir dalam acara tersebut, seluruh pengurus DPD, Fraksi Partai Golkar, Dewan Pertimbangan, Pimpinan Kecamatan, Hasta Karya, serta Kader Muda Golkar.

Menurut Kelik Sumrohadi, dalam Munaslub Partai Golkar di Bali beberapa waktu lalu (15-17 Mei), dari DPD Partai Golkar Kabupaten Purworejo mengutus dua delegasinya, Subandi (Ketua Harian) dan Kelik Susilo Ardani (Sekretaris).

“Tentang apa hasil dari munaslub, akan disampaikan keduanya,” kata Kelik Sumrohadi.

Menurut Subandi, dalam Munaslub yang berlangsung di Bali itu, Setya Novanto terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2016-2019. Dan sebagai dasar diadakannya Munaslub, sesuai keputusan DPP Partai Golkar, dengan SK: 102/DPD/Golkar/4/5/2016.

“Munaslub Bali memiliki arti sangat penting, karena sebagai bentuk rekonsiliasi antara dua kubu, Munas Bali dan Munas Ancol. Munaslub juga merupakan pemegang kekuasaan tertinggi Partai Golkar,” jelas Subandi.

Munaslub Partai Golkar di Bali, jelas Subandi, merupakan momentum kebangkitan Partai Golkar untuk menyatukan seluruh kader dalam mewujudkan Golkar yang solid, bangkit dan jaya.

“Ada momentum sangat penting dalam munaslub berdasarkan 5 prinsip, yakni, konstitusional berdasarkan aturan yang ada, demokratis, rekonsiliasi, berkeadilan dan bersih,” ujar Subandi.

Dalam sosialisasi tersebut, Kelik Susilo Ardani, mengungkapkan, ada beberapa perubahan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Partai Golkar, berdasarkan hasil munaslub.

“Dan munaslub mengamanatkan pada seluruh DPD, untuk mengawal hasil munaslub,” pungkas Kelik Susilo Ardani.
 
 
Jon