Donor Plasma Efektif Percepat Kesembuhan Pasien Covid-19

    


Donor Plasma di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Selasa (29/9/2020) - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Terapi donor plasma konvalesen mampu mempercepat kesembuhan pasien Covid-19. Dari 15 pasien terpapar Sars-CoV-2 dalam kondisi berat, 11 diantaranya sembuh. Sedangkan sisanya sebanyak 4 orang belum berhasil sembuh karena kormobid atau memiliki penyakit penyerta.

Hal tersebut diungkapkan Direktur RS PTN Udayana, Prof. dr. Dewa Gde Purwa Samatra, Sps. (K) saat menghadiri Donor Darah Konvalesen II Kodam IX/Udayana, di Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Selasa (29/9).

Menurutnya, pendonor plasma itu dilakukan 14 hari setelah sembuh di-swab negatif kemudan dicek persyaratannya. Umur antara 17 sampai dengan 60 tahun.

“Usahakan jika wanita belum pernah melahirkan, kemudian dicek apakah cukup atau tidak antibodi, dan setelah memenuhi persyaratan maka didonorkan,” kata Dewa Gde Purwa Samatra, Selasa, 29 September 2020.

Bagi pendonor harus ada persetujuan dari dokter yang merawat. Jika persyaratan terpenuhi maka darah pendonor akan dimasukkan sebanyak 200 cc kepada pasien positif covid-19.

“Donor plasma ini mempercepat kesembuhan. Artinya dengan ada plasma ini, menambah imun pasien sehingga lebih kuat. Jadi orang yang sudah pernah terpapar, diambil plasmanya dan didonorkan ke pasien Covid-19. Dari 15 pasien yang didonorkan 11 diantaranya sembuh, sedangkan sisanya empat orang belum berhasil karena ada kormobid,” jelasnya.

Sementara Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Kurnia Dewantara menjelaskan, donor plasma tersebut diikuti sebanyak 37 penyintas Covid-19.

“Ini merupakan donor konvalesen yang kedua, dalam rangkaian HUT ke 75 TNI. Kegiatan ini dibutuhkan oleh rumah sakit di Bali, karena plasma darah bermanfaat bagi pasien kategori gejala berat,” ujar Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Kurnia Dewantara.

Sebelumnya, ada 109 penyintas yang akan berdonor. Namun pada pelaksanaannya, hanya 37 penyintas yang memenuhi syarat kondisi kesehatan. Mereka terdiri 15 anggota Kodam IX/ Udayana, dan 22 warga sipil.

“Minggu depan, kita lanjut donor di Klungkung dan kemudian di Buleleng. Sehingga masyarakat sekitar daerah itu tidak jauh mendonor kesini (Denpasar),” Kasa Kurnia Dewantara.

Untuk diketahui, sejak Maret hingga September 2020, terdapat 109 anggota Kodam IX/Udayana yang positif Covid-19. Tiga meninggal dunia, dan masih ada 9 orang yang dirawat. (Way)