Disebut Tak Berijin Oleh Camat Ngombol, KOIN Ancam Somasi

    


Direktur Kemitraan KOIN, Muh Ali Rif'an - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Camat Ngombol, Nurfiana, terancam disomasi oleh Koperasi UMKM Indonesia (KOIN). Hal itu terkait dengan surat yang dikeluarkan Camat Ngombol tertanggal 28 September 2020.

Surat tersebut berisi, agar semua kepala desa di wilayahnya menghentikan kerja sama usaha penggemukan domba dalam program Ngingu Bareng yang dimotori KOIN, karena belum ada ijin usaha yang resmi.

Hal itu, membuat pihak KOIN merasa dicemarkan nama baik mereka dan difitnah. Bahkan mereka berencana akan melayangkan somasi jika surat tersebut tidak segera dicabut.

“Ijin kami sudah ada dari Lembaga OSS Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tanggal 18 September 2020. OSS berfungsi untuk memperoleh Nomor Ijin Berusaha (NIB). Surat Camat Ngombol keluar setelah kami dapat OSS, ada apa ini?” tanya Direktur Kemitraan KOIN, Muh Ali Rif’an saat dikonfirmasi di kantor KOIN, Sabtu (03/10/2020).

Muh Ali Rif’an menjelaskan, bahwa pada Kamis (01/10/2020) lalu, pihaknya sudah diundang presentasi di Pemda oleh Asisten 2 Sekda, Budi Harjono. Dalam presentasi tersebut, juga hadir Kepala DPPKP Wasit Diono, Kepala Dinas KUKMP, Plt Kepala Dinas PTSP, perwakilan bagian ekonomi Sekda dan wakil dari Satpol PP.

“Dalam pertemuan itu saya jelaskan semua cara kerja kami dan ijin-ijin semua sudah clear. Hanya ada satu ijin yang sudah kadaluwarsa dan akan segera kami urus. Tidak ada perintah pemberhentian usaha dalam pertemuan tersebut,” jelas Muh Ali Rif’an.

Salah satu mitra KOIN, Peno, warga Desa Keburuhan, Kecamatan Ngombol juga menanyakan hal yang sama.

“Alasan Camat Ngombol adalah surat Kadinas KUKMP tanggal 15 April 2020. Mengapa baru sekarang, apakah Bu Camat terlalu malas untuk mencari informasi soal ijin ke kami para mitra KOIN. Ijin OSS jelas sudah ada sebelum surat dibuat,” kata Peno.

Ia menambahkan, selama ini pemerintah belum bisa membantu kehidupan mereka agar lebih baik, jadi Peno meminta agar camat membiarkan mereka bekerja sama dengan KOIN.

Sementara itu, Camat Ngombol, Nurfiana, ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat tidak merespon. Nurfiana hanya membaca pesan tersebut tanpa memberikan konfirmasi atau jawaban. (Jon)