Dikucur Dana Ratusan Milyar, Jalan Nasional Purworejo-Kebumen Direkonstruksi

    


Ya’foor Sulaiman, selaku PPK 2.5 (Pejabat Pembuat Komitmen yang membawahi wilayah Wangon, Buntu, Kebumen, Purworejo, Karangnongko) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Jalan nasional dari Karangnongko (perbatasan DIY) – Purworejo – hingga batas Kebumen – Banyumas sepanjang kurang lebih 92 km, yang menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, untuk tahun 2019 ini, direkonstruksi.

Sebagai pelaksana dari pekerjaan ini, PT Telaga Mega Buana dari Jakarta, dengan nilai kontrak Rp 105,5 milyar. Sesuai kontrak, pekerjaan ini akan selesai dalam waktu 12,5 bulan.

“Dari jalan sepanjang itu, 13,7 km akan direkonstruksi dengan beton rigid pada enam titik. Satu titik di Purworejo, yakni dari pertigaan Pendowo hingga jembatan Bogowonto sepanjang 2,1 km, dan sisanya di wilayah Kebumen,” jelas Ya’foor Sulaiman, selaku PPK 2.5 (Pejabat Pembuat Komitmen yang membawahi wilayah Wangon, Buntu, Kebumen, Purworejo, Karangnongko) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kamis (27/6).

Saat ini, kata Ya’foor, sedang dalam tinjauan teknis, sehingga kemungkinan ada perubahan pada titik jalan yang direkonstruksi. Karena mekanisme anggaran, kontrak baru ditandatangani pada bulan April. Dari waktu yang diperlukan untuk pekerjaan ini 12,5 bulan, kemungkinan akan ada perpanjangan kontrak.

“Selain pekerjaan rekonstruksi di enam titik tadi, pihak kontraktor juga punya kewajiban untuk pemeliharaan jalan di luar enam titik rekonstruksi tersebut,” terang Ya’foor.

Ya’foor berharap, dengan pekerjaan rekonstruksi tersebut, kondisi jalan nasional di Kebumen dan Purworejo makin baik, sehingga tingkat layanan jalan makin tinggi.

Ya’foor juga mengungkapkan, rekonstruksi juga dilakukan pada jalan perbatasan Banyumas – Kebumen hingga Wangon sepanjang kurang lebih 60 km. Pada ruas ini, akan direkonstruksi dengan beton rigid jalan sepanjang 10,2 km pada beberapa titik. (Jon)