Diisukan Ada Pocong Bergentayangan, Kades Kaliboto: Itu Hoax!

    


Kades Purwanto, Kades Kaliboto, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah

KORANJURI.COM – Setelah didera isu munculnya pocong dari sebuah makam di Desa Kaliboto, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar, Jawa Tengah, warga setempat mulai kembali bisa beraktifitas secara normal. Sebelumnya, selama hamper sepekan kegelisahan melanda desa tersebut seiring munculnya foto pocong di media sosial dan dengan cepat menyebar menjadi viral di berbagai aplikasi ponsel.

Joko Purwanto, Kepala Desa Kaliboto membantah kabar tersebut. Menurutnya, itu adalah pekerjaan orang iseng yang dimungkinkan punya tujuan tertentu.

“Tapi warga tidak takut, justru merasa penasaran. Tapi yang membuat kami resah, banyak orang dari luar kabupaten juga ikut datang kemari dan itu berlangsung selama berhari-hari,” jelas Joko Purwanto, Senin, 9 Mei 2016.

Makam di Desa Kaliboto yang diisukan sebagai tempat munculnya fenomena gaib - foto: ist/Koranjuri.com

Makam di Desa Kaliboto yang diisukan sebagai tempat munculnya fenomena gaib – foto: ist/Koranjuri.com

Bukan warga saja yang merasa heboh dengan isu penampakan pocong itu, aparat kepolisian dari Polres Karanganyar bahkan sempat turun tangan untuk menangkis kabar yang ada. Menurut Joko Purwanto, pihaknya bersama aparat dan pejabat kecamatan sempat berada di lokasi makam yang diisukan tempat munculnya hantu pocong. Tapi fenomena mistis yang dimaksud tak juga didapatkan.

“Sebenarnya tujuan kami untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, sampai jam tiga pagi kami berada di lokasi,” ujar Joko Purwanto.

Bahkan, menurut Joko Purwanto, antara foto yang beredar dengan lokasi asli tidak menunjukkan kesesuaian. Di foto disebutkan Joko Purwanto, terdapat banyak pepohonan sedangkan di makam yang dirujuk dalam foto yang beredar, tidak ditemukan pohon-pohon rindang.

Hal itu ditengarai Joko Purwanto sebagai upaya memicu keresahan warga. Bahkan beberapa pihak menilai jika isu tersebut berhasil membuat takut warga, situasi Kamtibmas di desa Kaliboto menjadi rawan upaya kriminalitas.

“Isu yang beredar itu gagal membuat takut warga kami. Dan kabar itu dipastikan hoax,” ujar Joko Purwanto.
 
 
Jk