Diduga Lakukan Penipuan 2 Orang, RR Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

    


Terduga pelaku yang dilaporkan atas dugaan penipuan - foto: Istimewa

KORANJURI COM – Kuasa Hukum Dahlia Zein mendampingi kliennya Lili dan Alisa Julianty mendatangi Ditrektorat Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Metro Jaya, Senin (25/11/2019).

Menurut Dahlia, jika kasus yang sudah dilaporkan ini tidak segera dituntaskan, dia khawatir kasus ini akan kembali terjadi.

“Korban sudah banyak. Bahkan ada juga korban dalam kasus yang sama di wilayah hukum Kota Bogor. Kebetulan korban nya pun bersama kuasa hukumnya hadir,” kata Dahlia.

Modus penipuan yang dilakukan pelaku berinisial RR adalah dengan cara take over PO Wafer Corinthian Celengan untuk di jual kembali.

“Korban Lili dan Alisa Julianty kenal RR melalui akun Facebook. Terlapor membujuk korban dengan iming-iming bisnis yang menjanjikan berbagai keuntungan untuk menambah penghasilan,” kats Dahlia.

Korban Lili pada 25 Juli 2018 mentransfer kepada terlapor uang sebesar Rp 120 juta. Kemudian, pada 26 Juli 2018 mentransfer Rp 100 juta dan pada 25 Agustus 2018 mentrasfer Rp 85 juta.

“Total korban Lili mengalami kerugian sebesar Rp 305 juta,” kata Dahlia.

Sedangkan korban Alisa Julianty mentrasfer kepada terlapor pada 19 Juli 2018 sebesar Rp 50 juta, pada 20 Juli 2018 mentrasfer sebesar Rp 67.500.000, dan pada 23 Juli 2018 mentrasfer sebesar Rp 117.500.000.

“Jadi untuk korban Alisa Julianty telah mentrasfer kepada terlapor sebesar Rp 235 juta,” tuturnya.

Kedua korban sudah memberikan surat somasi kepada terlapor RR, karena terlapor tidak punya itikad baik pada 22 Agustus 2019 dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Pengacara berharap agar kasus ini segera diproses oleh pihak kepolisian karena sudah ada 2 laporan masing-masing, LP/5197/VIII/2019/PMJ/Dit Reskrimsus, 22 Agustus 2019. LP/5196/VIII/2019/PMJ/Dit Reskrimsus, 22 Agustus 2019.

Terlapor dilaporkan dengan pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Pengelapan. Kemudian pasal 3,4,5 UU RI No.8 tahun 2010 tentang TPPU. (Bob)