Di Masa Pandemi, ACT Harapkan Labbaik Qurban Terbaik

    


Tim ACT Soloraya saat menggelar keterangan pers tentang tema 'Labbaik Qurban Terbaik' - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Program penyaluran qurban oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) tahun 1441H /2020 mengambil tema ‘Labbaik Qurban Terbaik’.

Tim ACT Solo Taya Rico Joko menjelaskan,
tagline itu disesuaikan dengan kondisi masyarakat saat ini yang tengah dilanda wabah pandemi covid-19.

“Oleh sebab itu, dalam menjalankan kewajiban agama untuk seorang muslim, hendaklah kita berqurban tidak ala kadarnya, namun memberikan qurban terbaiknya,” kata Rico.

“ACT sebagai organisasi kemanusian yang konsen pada pendistribusian siap menyalurkan hewan qurban di 34 Propinsi dan 54 negara di seluruh dunia,” tambahnya demikian.

Sebagai pertanggungjawaban, tim ACT akan memberikan pelaporan secara visual maupun laporan tertulis yang akan dikirimkan kepada donatur.

“Sehingga seluruh pelaporan dapat di pertanggung jawaban,” jelasnya.

Penerima qurban disalurkan di daerah dan negara yang dinilai minus qurban. Target penerima manfaat qurban, kata Rico, lebih dari 9 juta Kepala Keluarga. Tahun ini ACT menargetkan hewan qurban lebih dari 129 ribu ekor dari 95 ribu donatur.

Sedangkan khusus untuk pendistribusian di wilayah perbatasan, ACT akan bekerja sama dengan TNI agar dapat menjangkau seluruh pelosok daerah.

Untuk memudahkan, ACT memberikan beberapa kriteria harga hewan qurban kambinh dari harga Rp 2 juta hingga Rp 2,9 juta. Untuk qurban sapi mulai harga Rp 15 juta sampai dengan Rp 20 juta.

Sementara, untuk qurban Unta dipatok harga Rp 33,5 juta. (JK)