Di Depan Gereja Katedral Denpasar, Pria Muslim Berdiri dan Bawa Tulisan ‘Saya Muslim dan Saya Bukan Teroris’

    


Foto screenshot video

KORANJURI.COM – Pasca serangan bom di Surabaya dan aksi terorisme di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, serangkaian aksi damai dilakukan warga muslim. Di Jakarta Pusat, perempuan mengenakan burka berdiri dengan membawa tulisan ‘Peluk Saya Jika Kehadiran Saya Membuat Anda Nyaman’. Aksi yang dilakukan Puji itu sempat viral di media sosial.

Aksi serupa juga terjadi di Denpasar, Bali. Seperti yang diposting di akun Instagram @thomassasparius yang kemudian direpost oleh akun Instagram Denpasar Now dan akun dengan nama Sandi Reinaldy, memperlihatkan rekaman video seorang pria bergamis warna hitam dengan mata tertutup kain putih, berdiri di depan Gereja Katedral Roh Kudus Denpasar pada Minggu (20/5/2018).

Pria itu juga membawa kertas bertuliskan ‘Saya Muslim dan Saya BUKAN Teroris’. Dalam video terlihat, pengunjung gereja memberikan pelukan kepada pria tersebut. Termasuk seorang anggota polisi yang berjaga di gereja dengan style bangunan Bali itu.

Jemaat gereja yang hendak melakukan misa Minggu pun satu per satu menghampiri pria tersebut dan mulai memeluknya.

Akun Instagram Denpasar Now memulai status dengan menuliskan ‘TERHARU, INDAHNYA SEMETON (Persaudaraan), seorang laki-laki Muslim ini berdiri di depan Gereja Katedral Denpasar dan membawa tulisan ‘Saya Muslim dan Saya BUKAN Teroris’.

Postingan itu sontak dibanjiri komentar postif. Meski tak jarang ada juga yang menuliskan komen yang bernada tanya.

Akun Nova Wardani menuliskan ‘kita semua sama di hadapan Tuhan, semoga kita selalu bisa tetap saling menjaga kerukunan umat beragama dn sy bangga jadi orang Bali yang sangat menjaga kerukunan umat beragama semoga kt semua dijauhkan dari orang berniat tidak baik Amin’.

Akun Alf Jordan menulis ‘Kita bersaudara. Dampak dari teroris. Seakan kita troma melih wanita berhijab dan bercadar #kitaindonesia #kita bersaudara.

Komentar lain dilontarkan Putu Gede Indra Mahatma, ‘Wkwkwk coba tuh ksi ke yang doyan bilang kafir, jangan dibalik dong’.(way)