Dewan Penasihat Keamanan Luar Negeri Resmi Berdiri di Bali

    


Konsulat Jenderal Amerika Serikat Surabaya meresmikan Dewan Penasihat Keamanan Luar Negeri (OSAC) cabang Bali, Selasa, 30 April 2019 - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Konsulat Jenderal Amerika Serikat Surabaya meresmikan Dewan Penasihat Keamanan Luar Negeri (OSAC) cabang Bali, Selasa, 30 April 2019.

Acara tersebut dihadiri lebih dari 60 General Manager dan Direktur Keamanan dari berbagai hotel yang menjadi anggota OSAC. Termasuk, perwakilan komunitas diplomatik, Kepolisian Daerah Bali dan BPBD Bali.

“Dewan Penasihat Keamanan Luar Negeri adalah wadah untuk berbagi informasi keamanan antara sektor bisnis dan Pemerintah AS,” kata Konsul Jenderal Mark McGovern di Nusa Dua Bali, Selasa, 30 April 2019.

McGovern menambahkan, aliansi ini memperkuat bagian penting dari ekonomi Indonesia. Selain itu, juga untuk meningkatkan keamanan dan kepercayaan bagi jutaan wisatawan yang mengunjungi Bali setiap tahunnya.

“Ini adalah contoh lain kemitraan antara Amerika Serikat dan Indonesia, dan menunjukkan komitmen kami terhadap stabilitas dan keamanan di kawasan ini,” tambahnya.

Dalam kegiatan itu, Kedubes Amerika Serikat untuk Indonesia, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) memberikan pelatihan ekstensif untuk para petugas responder pertama dan staf keamanan dari Bali Hotels Association.

Training meliputi pelatihan Medical First Responders, yang terdiri dari first aid, CPR, dan persiapan tanggap bencana. Acara tersebut diadakan di Courtyard Marriott Bali Nusa Dua Resort.

Dewan Penasihat Keamanan Luar Negeri didirikan pada tahun 1985 untuk mempromosikan kerja sama keamanan antara Pemerintah Amerika Serikat dan kepentingan sektor swasta Amerika di luar negeri.

Hampir 17.000 perwakilan, yang terdiri dari 4.900 organisasi AS berpartisipasi dalam program OSAC. Termasuk perwakilan dari kelompok bisnis, agama, universitas, dan perguruan tinggi serta organisasi non-pemerintah lainnya. (*)