Deklarasi Damai Pilgub Jateng

    


Deklarasi damai digelar di Pendopo Kabupaten Kebumen, Rabu (11/4) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Kebumen, Forkopimda, FKUB, KPU, Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa, Polres Kebumen mengadakan Deklarasi Damai. Moment ini dilakukan, dalam rangka mewujudkan pilkada damai, menyambut pilgub Jateng 2018.

Deklarasi damai ini digelar di Pendopo Kabupaten Kebumen, Rabu (11/4), dengan dihadiri Plt Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz, Ketua DPRD Cipto Waluyo, Kapolres AKBP Arif Bachtiar, Kodim 0709 Letkol Kavaleri Su’ep, Kajari Ery Pudyantoro, KPU Kebumen, Panwaskab, Akademisi, MUI, Ormas keagamaan, LSM, Mahasiswa, media dan perwakilan parpol peserta pemilu.

“Kita minta agar semua elemen ikut menjaga kondusifitas situasi di Kebumen. Deklarasi ini merupakan kesepakatan bersama, berkomitmen agar jalannya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur berjalan damai,” kata Kapolres Kebumen.

Untuk mendukung jalannya Pemilu, Polres Kebumen sendiri telah menyiapkan personel pengamanan lengkap dengan sarana dan prasarananya, serta telah melakukan simulasi pengamanan.

Menurut Arif Bachtiar, Kebumen punya daerah rawan, tapi bukan rawan karena kriminalitas. Dikategorikan rawan karena geografisnya yang ekstrim dan jauh dari kota, padahal surat suara harus diantar dengan aman.

Plt Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, juga hadir dalam kegiatan itu menghimbau kepada seluruh masyarakat agar ikut menjaga kerukunan. Paslon yang belum terpilih agar legowo. Selanjutnya merasa bahwa itu adalah pilihan rakyat.

“Masyarakat Kebumen sudah dewasa. Kalah menang adalah hal yang biasa. Kita jaga kedamaian bersama. Jangan mau terpecah belah karena perbedaan pendapat,” katanya.

Di akhir acara deklarasi damai ini, seluruh yang hadir secara bersama-sama membaca pernyataan komitmen untuk Pemilu yang damai.

Pembacaan dipimpin ketua Forum Komunikasi Umat Beragama, FKUB, Dawamudin dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Pilgub Damai Jawa Tengah 2018. (Jon)

Hits: 2