Datangi Rumah Siswa Jadi Tradisi Pengumuman Kelulusan di SMP PGRI 2 Denpasar

    


Guru SMP PGRI 2 Denpasar yang mendatangi salah satu rumah siswa untuk mengantarkan surat pengumuman kelulusan UN - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – 580 siswa SMP PGRI 2 Denpasar hari ini, Senin, 28 Mei 2018 menerima kelulusan. Hal unik yang sudah menjadi tradisi di sekolah itu, sejak 2008 lalu telah merintis pengumuman kelulusan dilakukan dengan cara mendatangi rumah siswa satu per satu.

Belasan pegawai dilibatkan untuk mengantar surat pengumuman sejak pukul 05.00 wita tadi pagi. Jika dibandingkan dengan pengalaman sebelumnya, tahun ini pengantar surat lebih dimudahkan untuk mencari alamat.

“Selain secara manual dengan mengantar surat, tahun ini kita memanfaatkan grup WhatsApp jika ada kesulitan alamat,” ujar kepala SMP PGRI 2 Denpasar, I Gede Wenten Aryasuda, Senin, 28 Mei 2018.

Pagi itu, koranjuri.com mengikuti salah satu petugas pengantar surat. Cara unik ini dilakukan sebagai antisipasi eforia siswa yang berlebihan dalam menerima kelulusan UN.

Aryasuda menambahkan, pihaknya juga tidak mengijinkan siswa datang ke sekolah saat pengumuman kelulusan.

Kepala SMP PGRI 2 Denpasar I Gede Wenten Aryasuda - foto: Koranjuri.com

Kepala SMP PGRI 2 Denpasar I Gede Wenten Aryasuda – foto: Koranjuri.com

“Tradisi ini sudah kita bangun sejak 2008. Jadi siswa tidak ada kesempatan menggelar aksi corat coret dan konvoi di jalan. Karena kita tidak ijinkan mereka datang ke sekolah,” jelasnya.

Made Suaryana, salah satu orang tua siswa yang menerima pengumuman kelulusan anaknya mengaku sangat terbantu dengan kebijakan yang dilakukan sekolah. Ia juga memberikan apresiasi atas layanan yang diberikan sekolah kepada siswanya.

“Saya sangat berterima kasih kepada pihak sekolah, dengan di rumah kemungkinan anak-anak mengadakan aksi corat coret juga bisa diredam,” ujar Made Suaryana.

Sementara, daftar kolektif hasil UN tahun pelajaran 2017/2018, siswa peraih peringkat 5 besar di SMP PGRI 2 Denpasar masing-masing, I Wayan Indra Aditya Shika dengan nilai Bahasa Indonesia 84.0, Bahasa Inggris 94.0, Matematika 90.0, IPA 85.0, total jumlah nilai 353.0

I Ketut Arya Budi Suryawan, nilai Bahasa Indonesia 84.0, Bahasa Inggris 94.0, Matematika 87.5, IPA 75.0, jumlah nilai 340.5

Ni Made Widya Wulandari, nilai Bahasa Indonesia 86.0, Bahasa Inggris 82.0, Matematika 80.0, IPA 92.5, jumlah nilai 340.5

I Komang Mustapa Pebriana, nilai Bahasa Indonesia 96.0, Bahasa Indonesia 88.0, Matematika 75.0, IPA 80.0, jumlah nilai 339.0

I Made Yudha Kusuma Puja, dengan nilai Bahasa Indonesia 86.0, Bahasa Inggris 78.0, Matematika 90.0, IPA 85.0, jumlah nilai 339.0. (Way)